Sebarkan berita ini:

29-Tanaman JagungSEMARANG[SemarangPedia] – Masyarakat diminta untuk memanfaatkan tanaman lokal yang memiliki banyak kandungan kabrohidrat sebagai bahan pangan, selain beras seperti jagung dan ketela untuk dikonsumsi.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta kepada masyarakat untuk tidak bergantung pada makanan pokok dari beras. Namun, masyarakat bisa mengkonsumsi makanan yang berbasis sumber daya lokal berupa jagung, ketela dan singkong.

“Banyak sumber karbohidrat lain yang bisa dikonsumsi seperti dari  jagung, ketela dan singkong. Sekarang makanan lokal sudah banyak diolah dengan berbagai varian dengan memanfaatkan tanaman lokal sebagai bahan pangan selain beras,” ujarnya, di Semarang, Senin. (29/8)

Sebelumnya, lanjut Ganjar, untuk mengoptimalkan sumber daya pangan lokal selain beras, telah digelar Deklarasi Peningkatan Penganekaragaman Jenis Pangan Lokal Menuju Indonesia Sehat.

Deklarasi dilakukan oleh Gubernur Ganjar Pranowo, Bupati Grobogan Sri Sumarni, Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito, RSUD Magelang, Unika Soegijapranata dan PMI Jateng, di Magelang, Minggu (28/8), sebagai rangkaian Hari Jadi ke-66 Provinsi Jawa Tengah.

Deputi Bidang Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi Eng Eniya Listiani mengatakan impor beras di Indonesia saat ini menduduki urutan kedua di dunia.

Menurutnya, perlu ada upaya nyata dari pemerintah di semua tingkatan dalam mewujudkan kedaulatan pangan.

“Impor beras Indonesia sekarang nomor dua se-dunia dan terigu nomor tiga. Kalau dihitung rata-rata setiap orang makan 124 kg per tahun. Perubahan budaya makan itu yang menimbulkan banyak penyakit,” tuturnya.

Perubahan budaya makan, dia menambahkan menjadi salah satu faktor munculnya banyak penyakit, terutama diabetes.

“Saat ini Indonesia mengalami perubahan budaya makan yang menimbulkan banyak penyakit. Perlu diketahui, sebanyak 10% penduduk Indonesia mengalami diabetes. Itu pembunuh ketiga setelah stroke dan jantung, sehingga harus ada perubahan budaya makan itu,” ujarnya. (RS)

133
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>