Sebarkan berita ini:

4-mega-bulid-2SURABAYA[SemarangPedia] – Pameran MEGABUILD East Indonesia 2016, dengan menampilkan berbagai produk industri dibidang arsitektur, desain intirior dan bahan bangunan serta komponen bangunan yang di gelar di Grand City, Convention & Exhibition, Surabaya bakal menjadi ajang pameran terbesar di penghujung akhir tahun ini.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari mulai 3 hingga 6 November 2016 itu juga menjadi sebuah platform yang sempurna bagi segenap pelaku industri di bidang arsitektur, desain interior dan bahan bangunan untuk memperkenalkan produk dan teknologi terbaru serta terbaik mereka.

Pelaku industri itu bisa meningkatkan brand awareness dan eksistensi merek mereka, menjalin hubungan (networking) serta kesempatan untuk pengembangan wilayah usaha ke wilayah Jawa Timur hingga Indonesia bagian timur.

General Manager PT  Reed Panorama Exhibitions, James Boey mengatakan Surabaya merupakan pintu utama untuk menghubungkan ke wilayah Indonesia Timur, termasuk MEGABUILD East Indonesia yang akan membidik pasar mulai Jawa Timur, Bali, Lombok, Makasar, Semarang, Pontianak, Banjarmasin, Manado, Balikpapan, hingga Papua.

“Sesuai dengan topik yang kami angkat tahun ini yakni “New in The East”, MEGABUILD East Indonesia yang merupakan satu-satunya pameran yang membawa tiga industri dalam satu pameran sekaligus terdiri industri arsitektur, desain interior dan bahan bangunan. Dalam satu ajang pameran bisa membidik 10 pasar di wilayah Indonesia Timur,” ujarnya dalam rilisnya yang diterima semarangpedia.com, Jumat. (4/11)

PT Reed Panorama Exhibitions (RPE) merupakan usaha bersama antara event organiser (EO)  terkemuka di dunia Reed Exhibitions, dan perusahaan di bidang pariwisata, transportasi dan perhotelan terkemuka di Indonesia, Panorama Group.

MEGABUILD East Indonesia 2016 diikuti 75 peserta dan tercatat 75% di antaranya didominasi perusahaan-perusahaan dari Indonesia. Sementara transaksi pameran ditargetkan mampu mencapai sebesar Rp150 miliar atau naik dari pameran tahun lalu sebesar Rp80 miliar.

Sementara jumlah pengunjung, lanjutnya,  ditargetkan meningkat 100% menjadai 15.000 orang dari pameran serupa di Surabaya 7.500 pengunjung sebelumnya.

Menurutnya, target pengunjung sebanyak itu 15.000 terdiri dari Business to Business (b2b) dan Business to Customer(b2c) seperti distributor, agen, retailer, developer, konsultan, kontraktor, arsitek, desain interior, dekorator, arsitek landcape, pemerintahan, asosiasi, mahasiswa hingga masyarakat umum pemilik properti yang ingin membangun atau merenovasi rumah/ apartemen/ kantor/ tempat usaha mereka.

Dalam pameran itu, dia menambahkan juga akan digelar lebih dari 17 work shop yang diselenggarakan dalam dua panggung yang berbeda. Seminar dan talk show terbuka untuk pengunjung profesional maupun umum dan tidak dipungut biaya.

Seminar Green Building sudah disiapkan dengan tema Building Waste Management Yang Efektif & Efisien, Strategi Desain Efisien Namun Nyaman Bagi Penghuni. Sedangkan talk show yang digelar menghadirkan beragam tema, di antaranya membahas fengshui dan desain interior serta gratis konsultasi desain interior selama empat hari berturut-turut.

4-mega-building-1James menuturkan beberapa peserta pameran akan meluncurkan produk dan teknologi terbarunya, pengunjung juga dimanjakan dengan program Crazy Sale, diskon hingga 50%. Harga dan penawaran khusus juga dapat ditemukan di MEGABUILD East Indonesia 2016.

MEGABUILD East Indonesia 2016 di gelar dengan didukung Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya & Tata Ruang Propinsi Jawa Timur, Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jawa Timur, Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) Jawa Timur; Green Building Council Indonesia (GBCI), Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) Jawa Timur,  Ikatan Nasional Tenaga Ahli Konsultan Indonesia (Intakindo) Jawa Timur, Ikatan Insinyur Indonesia Jawa Timur, Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya, Universitas Widya Kartika Surabaya, Universitas Kristen Petra Surabaya dan Universitas Narotama Surabaya.

Sementara Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf saat meresmikan pameran MEGABUILD East Indonesia 2016 mengharapkan pameran ini bisa menginspirasi para desainer untuk bisa menghasilkan karya desain berkualitas internasional. Terlebih di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), persaingan di industri desain interior cukup ketat.

“Indonesia harus jadi pemenang di MEA. Kalau dulu desain interior tidak banyak dibicarakan sekarang dunia interior semakin maju. Bahkan bahan bangunan yang banyak dicari konsumen adalah yang murah, berkualitas dan mudah didapat,”ujarnya.

Ketua Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) Jawa Timur, Niken Rarasrini ST mengatakan tren desain interior sekarang lebih terfokus pada estetika.

“Sekarang hampir setiap desain interior sudah memasukkan unsur estetika. Jadi desain interior tidak sekadar dilihat dari sisi fungsi tapi juga bagaimana estetika interiornya. Dengan demikian, sebuah bangunan bisa lebih nyaman dihuni sekaligus indah dilihat,” tuturnya. (RS)

133
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>