Sebarkan berita ini:

8-mensosJAKARTA[SemarangPedia] – Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa memastikan bantuan logistik yang disalurkan pemerintah ke lokasi korban gempa bumi di wilayah Aceh terdistribusi merata.

Tim yang diterjunkan sejak hari pertama, telah melakukan pemetaan sebaran pengungsi akibat gempa Aceh yang tejadi Rabu pagi (7/12).

Hingga saat ini, Kementerian Sosial bersama Dinas Sosial setempat telah mendirikan posko pengungsi sekaligus dapur umum lapangan di tujuh titik. Total bantuan yang digelontorkan Kementerian Sosial untuk bencana Gempa Aceh sebesar Rp2 miliar lebih.

Bantuan itu di antaranya tenda keluarga, tenda gulung, matras, selimut, baju, mi instan, makanan kaleng, dan berbagai jenis sembako.

“Total terdapat 7.500 pengungsi yang ditangani. Mayoritas perempuan dan anak-anak. Saya sudah meminta kepada tim di lapangan untuk mendistribusikan bantuan secara proporsional sesuai kebutuhan,” ujar Khofifah dalam siaran persnya yang diterima semarangpedia.com, Kamis (8/12).

Rincian posko yang telah didirikan terdiri Posko Desa Rieng Blang Kecamatan Mereudu  (500 jiwa), Posko Desa Meuraxa Barat Kecamatan Meureudu (800 jiwa), Posko Desa Paru Lueng Putu Kecamatan Bandar Dua (700 jiwa), Posko Desa Meunasah Bi dan Mancang Kecamatan Meurah Dua (800 jiwa), Posko Desa Meunasah Balik Kecamatan Meuereudu (3000 jiwa), Posko Desa Pangwa Me Kecamatan Trienggadeng (600 jiwa), dan Posko Desa Pante Reng Samalabga (1.100 jiwa).

Menurut Khofifah, di tiap posko tersebut Kementerian Sosial menerjunkan tim trauma healing yang juga mendirikan “Pondok Anak Ceria”. Di Pondok Anak Ceria  anak-anak bakal diajak belajar, bermain, bernyanyi, dan berbagai kegiatan kesenian lainnya.

Pondok Anak Ceria, lanjut Khofifah, dikelola oleh para profesional yang terdiri dari psikolog, mahasiswa dan relawan yang berkonsentrasi terhadap psiko sosial dan pertumbuhan anak ditengah bencana, guna mendukung dan memahami kebutuhan anak.

“Para professional itu, ada Kak Seto dan Kak Henny Poerwonegoro secara khusus menghibur anak-anak korban bencana. Harapannya mereka bisa melupakan bencana gempa yang baru saja dialami,” tuturnya.

Terkait santunan, Khofifah menjelaskan pihaknya tengah mengidentifikasi ahli waris untuk selanjutnya diberikan santunan kematian sebesar Rp15 juta. Sedangkan untuk korban luka berat, maksimal bantuan yang diberikan Rp5 juta dan luka ringan maksimal Rp2,5 juta.

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa direncanakan bertolak ke Pidie Jaya, Aceh Jumat ini. (9/12) (RS)

 

82
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>