Sebarkan berita ini:

7-mou-hendiSEMARANG[SemarangPedia] –  Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Perubahan dan Prioritas serta Plafon Anggaran Sementara (PPAS), mampu mewujudkan Pendapatan daerah Kota Semarang pada 2016 bakal meningkat sebesar Rp342 miliar dari semula hanya Rp 3,425 triliun kini perkiraan akhir tahun bisa mencapai Rp 3,767 triliun, begitu juga anggaran belanja daerah meningkat menjadi Rp 4,414 triliun dari sebelumnya Rp 4,187 triliun.

Perubahan itu dituangkan setelah direalisasikan penandatanganan MoU Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Perubahan serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan 2016 di Ruang Paripuran DPRD Kota Semarang yang dilakukan Ketua DPRD Semarang Supriyadi dan Walikota Semarang Hendrar Prihadi beserta jajaranya, di Ruang Paripuran DPRD Kota Semarang, Jumat (7/10).

Dengan pendapatan meningkat, defisit anggaran menjadi berkurang dari semula Rp 762,715 miliar menjadi Rp646,791 miliar yang terdiri senilai Rp 20,951 miliar dari pendapatan langsung dialokasikan pada beberapa kegiatan pada Dinas Tata Kota dan Permukiman (DTKP), Binamarga, Dinas Koperasi dan UMKM, Disnakertrans, Diperdindag, Kantor Ketahanan Pangan dan Bapermasper.

Ketua DPRD Semarang Supriyadi mengatakan peningkatan pendapatan Kota Semarang merupakan prestasi yang mampu mengurangi beban pemerintah

“Diharapkan program-program yang sudah ada segera dilaksanakan, mengingat  pada 15 Desember sudah harus dibuat surat pertanggungjawaban (SPj) dan dilaksanakan pencairan di Dinas Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (DPKAD).

Sementara, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menuturkan perubahan yang mampu meningkatan pendapatan itu, akan menjadi bahan evaluasi Pemkot Semarang untuk mengatur pendapatan maupun pengeluaran anggaran daerah.

“Pendapatan daerah Kota Semarang hingga akhir tahun diproyeksikan bisa mencapai Rp3,767 triliun. Namun, menjadi beban pekerjaan rumah (PR) dan kami akan  mengevaluasi penundaan kegiatan Dana Alokasi Khusus (DAK) Pusat sebesar Rp260 miliar sampai akhir 2016,” ujarnya.

Hendi panggilan akrab Hendrar Prihadi mengatakan di sisa wakyu hingga akhir tahun Pemkot Semarang selain tetap melakukan belanja langsung pegawai, namun akan memfokuskan pada sektor pelayanan masyarakat.

Setelah penandatanganan MoU Kebijakan Umum Anggaran, segera dijadwalkan pembahasan pada Komisi untuk kemdian disahkan sebagai DPA Perubahan 2016. Pembahasan ditargetkan rampung pekan depan. (RS)

92
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>