Sebarkan berita ini:

1-MuhamadiyahSEMARANG[SemarangPedia] – Muhammadiyah tetap akan mengajukan judicial review Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2016 tentang Tax Amnesty, menyusul timbulnya kegaduhan di kalangan pengusaha menenengah ke bawah.

Busyro Muqodas Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengatakan rencana pangajuan iitu tetap dilaksanakan jika putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tidak sesuai harapan, selain Undang-Undang (UU) Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty sejak awal sudah menimbulkan kegaduhan, kekacauan, bagi kepentingan ekonomi rakyat Indonesia, khususnya pengusaha kecil dan menengah.

“Undang-undang  ini sebaiknya ditunda, selesaikan dulu sosialisasi tax amnesty ke masyarakat, baru UU bisa diterapkan, karena efektivitas penerimaan pemasukan pajak tidak sebanding dengan kegaduhan yang ditimbulkan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjutak menuturkan pihaknya melihat ada hal yang tidak baik dalam UU Pengampunan Pajak.

“Secara garis besar terlihat ada yang mengandung unsur pemufakatan jahat sejak awal, secara historis dan kronologi ini dimulai dari yang disebut UU Pengampunan Nasional, kemudian berubah menjadi tax amnesty yang intinya mengampuni dosa-dosa para koruptor,” tuturnya.

Menurutnya, undang-undang itu tidak menyasar ke para pengusaha besar dan pengemplang pajak yang dananya berada di luar negeri, Presidin Joko Widodo (Jokowi) tidak memahami secara detail, yang banyak diburu itu yang patuh bayar pajak, terutama kelompok kecil-menengah,” ujarnya.

Seperti diketahui Muhammadiyah akan mengajukan uji materi atau judicial review terhadap UU Tax Amnesty ke Mahkamah Konstitusi (MK), karena Muhammadiyah menilai UU tersebut bertentangan dengan konstitusi. (RS)

 

96
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>