Sebarkan berita ini:

1-mui-jatengSEMARANG[SemarangPedia] – Jajaran pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jateng telah menyampaikan sikap dan menghimbau ormas Islam di porovinsi ini agar tidak ikutserta dalam aksi demo yang akan digelar di Istana Merdeka pada 4 November mendatang di Jakarta.

Upaya untuk meredam aksi demo besar itu, jajaran pengurus MUI Jawa Tengah mendatangi Mapolda Jateng untuk menyampaikan sikap dan himbauan terkait aksi ormas Islam yang hendak melakukan aksi di Istana Negara, Selasa. (1/11)

Ketua Dewan Pertimbangan MUI Jawa Tengah Ali Mufiz  menghimbau Ormas Islam Jawa Tengah untuk tidak ikut dalam aksi tersebut, MUI Jawa Tengah juga menyampaikan surat pernyataan untuk Kapolri terkait dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok, tidak sampai meluas hingga menggangu harmonisasi hubungan antar Agama dan antar masyarakat, memgingat kasus penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok sudah ditangani Aparat Kepolisian.

“Kita mengingatkan buat warga Jateng tidak perlu berangkat ke Jakarta, Apa yang sudah di sampaikan MUI Jawa Tengah proses hukum kita percayakan kepada Pihak Kepolisian terkait kasus penistaan Agama yang dilakukan Ahok,” ujarnya.

Instruksi Kapolri untuk melakukan penambahan kekuatan adanya aksi besar tersebut, Kepolisian Daerah Jawa Tengah juga menyiapkan dua satuan setingkat kompi yang akan di berangkatkan ke Jakarta.

Dua satuan setingkat kompi dari satuan Brigade Mobil ini, akan turut bergabung dengan pasukan pengamanan di Istana Negara pada aksi kamis mendatang. Untuk mengantisipasi aksi di JawaTengah, Polda Jawa Tengah juga telah menyiapkan antisipasi pengamanan.

“Menjaga kondusifitas daerah tetap pada koridor hukum tertib tidak menganggu aktivitas warga masyarakat tidak menyinggung persoalan etnis wilayah tertentu di perketat,” ujar Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono.

Selain melakukan pengiriman pasukan ke Jakarta, lanjutnya, Polda Jateng juga menginstruksikan seluruh jajaran Kepolisian di Jawa Tengah untuk mengantisipasi aksi demo di wilayah-wilayah yang terdapat basis ormas Islam. Setidaknya sudah ada dua wilayah di Jawa Tengah yang sudah mengajukan ijin demo, yaitu di Solo dan Magelang.

“Tentunya kekuatan ditempat tempat unjuk rasa akan kita pertebal,” tuturnya. (HN/RS)

160
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>