Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Kepengurusan BPD HIPMI Jateng periode 2017-2020 sedang berkonsolidasi menata dan menguatkan organisasi BPC – BPC di daerah, ditengah munculnya goyangan Musdalub yang digelar beberapa anggota di Hotel Dafam Semarang pada Jum’at-Sabtu (11-12/5).

Ketua Umum BPD HIPMI Jateng hasil Musda XIV HIPMI Jateng 2017, Fery Firmawan Ph.D mengatakan bersama BPC HIPMI se-Jateng kini sedang berkonsolidasi menata organisasi di daerah-daerah, sebagai upaya kiprahnya dapat memberikan manfaat bagi kalangan pengusaha muda maupun masyarakat.

Fokus progam HIPMI Jateng, lanjutnya, pada penguatan dan pengembangan organisasi bersama BPC Hipmi Kabupaten/Kota seluruh Jawa Tengah, agar kehadiran HIPMI ditengah-tengah kalangan pengusaha muda bisa mendatangkan manfaat baik bagi pelaku usaha maupun masyarakat

Munculnya Musyawarah Daerah Luar Biasa Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Musdalub HIPMI) Jawa Tengah yang di gelar di Hotel Dafam Semarang itu, dinilai illegal dan tidak memiliki landasan konstitusi organisasi yang kuat.

Ferry posisinya sebagai Ketua Umum BPD HIPMI Jateng sangat kuat dan legitimit, karena mandat ini berasal dari peserta permusyawaratan tertinggi di tingkat Provinsi atau Musda XIV yang sudah selesai atau tuntas agenda persidangannya.

“Setelah Musda XIV 2017 beberapa bulan kemudian ada Musdalub HIPMI Jateng itu jelas ilegal, karena agendanya dan landasan konstitusi organisasinya apa atau yang dipakai acuan itu AD/ART HIPMI yang mana, Kami sebagai pemegang mandat Musda yang sah saat ini terus bekerja menjalankan amanat yang harus direalisasikan, “ ujarnya, Minggu (13/5).

Menurutnya, sebagai organisasi yang sudah lama berdiri dan melahirkan para tokoh yang mampu berperan dalam mengisi kemerdekaan Indonesia, HIPMI sangat diperhitungkan dan dihormati oleh seluruh elemen bangsa. Salah satu profesinalitasnya adalah kedisiplinan anggotanya dalam menghormati AD/ART yang menjadi acuan dalam berorganisasi dan berkiprah di masyarakat.

Agenda Musda, dia menambahkan adalah salah satu amanat konstitusi yang mengatur mekanisme pergantian pengurus yang masa kerjanya dibatasi.

Musda HIPMI Jateng XIV, tutur Ferry, yang digelar 2017 lalu sudah selesai, tinggal melengkapi susunan kepengursan setelah Ketua Umum terpilih dengan sah. Susunan pengurus lengkappun sudah dipenuhi tinggal menunggu Surat Keputusan (SK) dari Badan Pengurus Pusat (BPP).
Sambil menunggu SK turun, pengurus BPD HIPMI Jateng melakukan konsolidasi yang menjadi salah satu amanat Musda, kalau kemudian tiba-tiba ada Musdalub, hal ini aneh.

“Kalau ada pihak-pihak yang tidak puas dengan hasil Musda XIV 2017 ada mekanisme untuk mengungkapkannya, bukan menggelar Musdalub yang tidak memiliki landasan konstitusi yang kuat,”tutur Ferry.

Langkah Ketua Umum BPD HIPMI Jateng, Fery Firmawan didukung sejumlah BPC HIPMI se Jateng, di antaranya BPD HIPMI Kendal, Purworejo, Jepara, Banjarnegara dan lainya. Mereka juga menyatakan Musdalub HIPMI Jateng di Hotel Dafam Semarang itu ilegal.

Empat pimpinan BPC HIPMI dari empat Kabupaten itu mengatakan Musda HIPMI JATENG 2017 lalu sah, termasuk terpilihnya Ferry sebagai Ketua Umum juga sah. Kalaupun akan menggelar Musdalub harus mengacu pada AD/ART HIPMI.

Musdalub, menurut Sekretaris Umum BPC HIPMI Kabupaten Purworejo Didik Prasetyo Adi, SH harus mengacu pada AD/ART yang mensyaratkan 2/3 dari sejumah BPC yang ada mengajukan permintaan untuk menyelenggarakan Musdalub dengan alasan yang konstitusional.

Ferry Firmawan PhD Ketua BPD Hipmi Jateng

Faktanya Musdalub HIPMI Jateng di Hotel Dafam itu. tidak mengantongi persyaratan yang diminta AD/ART.

“Informasi yang kami peroleh Musdalub itu hanya dihadiri 8 BPC, jadi tepat sekali kalau Musdalub itu tidak memenuhi persyaratan yang ditentukan AD/ART. Dengan demikian acara itu illegal,” tutur Didik yang dibenarkan juga oleh Ketua Umum BPC HIPMI Kendal Husni Faruk,Ketua Umum BPC HIPMI Jepara Haizul Maarif dan Ketua Umum BPC HIPMI Banjarnegara.

Kepengurusan HIPMI Jateng dibawah kepemimpinan Ferry tetap solid dan kompak. Bahkan beberapa agenda progam juga tengah disiapkan dan segera direalisasikan di lapangan. (RS)

63
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>