Sebarkan berita ini:

imagesSEMARANG [SemarangPedia]- Puluhan nelayan kembali melakukan aksi demo di halaman Kantor Gubernuran, Jln Pahlawan Rabu, mereka menuntut kebijakan pemerintah tidak berpihak dan dinilai kurang mendukung aktivitasnya.

Nelayan dari berbagai perwakilan Jepara, Kendal, Semarang, Rembang, dan Demak sejak pagi hingga siang hari secara bergantian melakukan orasi, meski aparak kepiolisian berjaga di sekitarnya..

Masnuah dari Persaudaraan Perempuan Nelayan Indonesia mengatakan hasil melaut kini semakin minim, hingga belum bisa menyejahterakan nelayan.

Hasil tangkapan terus berkurang karena kebijakan-kebijakan pemerintah yang tidak melindungi upaya pelestarian lingkungan, khususnya pesisir dan Laut Jawa uyang mengakibat jutaan ikan mati.

“Apalagi sejak diterbitkan Permen No 2 tahun 2015 oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi, saangat merugikan bagi nelayan. Seharusnya pemerintah tegas kalau permen itu diterapkan, seperti apa pengganti alat tangkap ikan cantrang, jangan asal melarang,” ujarnya, Rabu. (5/4)

Selama ini, lanjutnya, izin yang diberikan pemerintah kepada nelayan cantrang bertolak belakang dengan peraturan yang diberikan.

“Sudah dapat dipastikan nelayan ini bakal perang sendiri, antara nelayan kecil dan nelayan besar di atas zona 12 mil karena di bawah 30 Gros Ton harus melaut di bawah 12 mil, sedangkan 12 mil banyak nelayan tradisional,” tuturnya.

Menurutnya, bagaimana nelayan ini bisa melaut lebih luas lagi di laut Indonesia dan dengan izin yang dapat melindungi.

Fendiawan Kabid Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Tengah menambahkan beberapa kali pihaknya sudah menjalin komunikasi dengan Kementerian Kelautan. Namun, nampaknya kebijakan cantrang yang dikeluarkan 11 Februari tetap diterapkan sampai 31 Desember 2016.

Dia menuturkan nelayan berminat beralih ke alat  tangkap lain, tetapi sebagian terpaksa bertahan karena belum memiliki alat tangkap yang efekitf.

103
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>