Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Belakangan ini kuliner Kota Semarang tumbuh pesat dengan beragam citarasa dan aneka jenis masakan yang disajikan untuk merebut para pelanggan. Penggelut usaha kuliner pun berlomba menciptakan karya kuliner yang lebih fresh dan anti mainstream.

Kuliner eksperimental dengan balutan karakter khas Semarang itu bernama “Sego Kobongan”. Di tangan Stevanie Ayu, owner kedai Nonik Cedhak dengan dibantu para anggota Kuliner Semarang Guyub Sedulur (KSGS) menawarakan sajian menu unik yang belum ada di Indonesia.

“Sego Kobongan ini bukan nasi bakar pada umumnya, namun ada citarasa unik di dalamnya dan juga proses pembuatannya yang beda dari yang lain,” ujarnya.

Koordinator KSGS, R Liem Soeharto menuturkan proses pemasakan Sego Kobongan menggunakan pengapian dengan alat khusus berupa blue fame yang langsung ke arah nasinya.

“Bedanya, pengapian nasi tidak hanya dilakukan di atas, namun juga dibawah jadi tekstur nasi akan matang sempurna ,” ujar Mbah Liem sapaan akrab R Liem Soeharto itu.

Proses penyajiannya pun, lanjutnya, berbeda dimana menggunakan mangkuk keramik yang tahan panas hingga 100 derajat celcius.

“Pengapian di kedua sisi itu, membuat aroma khas Sego Kobongan berupa kari akan tercium di hidung,” tuturnya.

Citarasa kuliner yang baru diperkenalkan empat bulan terkahir ini memang terbilang unik. Jika dilihat secara umum bentuknya memang seperti nasi goreng. Namun, jauh dari itu, ternyata citarasa rempah kari lebih terasa ketika berada dimulut dan lidah.

Nasi pulen yang dibakar di kedua sisi, baik bawah maupun atas itu menjadikan teksturnya lembut bercampur gurih, terlebih munculnya intip dari proses pengapian membuat citarasa dimulut semakin semarak.

Taburan toping berupa siuran ayam maupun orak arik telur ditambah olesan sambal yang disajikan dalam mangkuk keramik membuat siapa pun akan tergugah seleranya.

Selain Sego Kobongan, Nonik Cedhak juga menyuguhkan Green Herbal Drink yang dibuat dari deduanan khusus dicampur dengan tahun teh hijau pilihan dan jeruk nipis yang menyegarkamn tenggorokan.

Untuk seporsi Sego Kobongan dibandrol dengan Rp17.000,  sedangkan Green Herbal Drink hanya Rp5.000. Penasaraan datang saja ke kedainya di Alamanda Food Junction, Jalan Kompol Sukanto Bukit  Cinta Mangunharjo Semarang yang buka siang hingga malam hari. (RS)

78
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>