Sebarkan berita ini:

BKTSEMARANG[SemarangPedia] – Pembangunan fisik normalisasi Sungai Banjar Kanal Timur (BKT) Semarang diproyeksikan rampung pada 2018 dengan konsep wisata air, sama dengan Banjir Kanal Barat (BKB) yang lebih dulu dibangun.

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana yang memperoleh tanggungjawab mengerjakan proses Detail Engeneering Desain (DED) yang saat ini terus dikebut.

Bahkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat meninjau lokasi BKT mengatakan program normalisasi BKT harus lebih baik disbanding BKB, baik dari segi keindahan maupun fungsi utama menuntaskan banjir di wilayah Semarang bagian timur.

“Saat ini proses Larap hingga Izin Analisis Dampak lingkungan (Amdal) dari proyek normalisasi BKT dihartapkan selesai 2018 dan ke depan tidak ada lagi rumah kumuh di sepanjang bantaran sungai,” ujarnya, Senin. (25/4)

Selain itu, dia menambahkan juga harus ada ruang publik yang dapat digunakan warga untuk bersosialisasi maupun berkumpul serta beristirahat menikmati keindahan tepi sungai.

Menurut Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, Pemkot Semarang bertanggung jawab dengan pembebasan lahan yang dibutuhkan untuk normalisasi itu, sedangkan dari pemerintah provinsi memberikan perijinan seperti amdal dan Larap.

“Untuk pengerjaan fisik normalisasi itu akan dikerjakan pemerintah pusat, sehingga polanya semuanya merasa memiliki,” ujaranya.

Progres, lanjutnya, kini dapat berjalan dengan cepat, meski masih menunggu progres penyelesaian teknis.

164
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>