Sebarkan berita ini:

22-TahanSEMARANG[SemarangPeia] – Pengacara Novel Al-Bakri akhirnya bisa menghirup udara segar dari Lapas Kedungpane Semarang, setelah divonis pidana selama empat bulan penjara atas kasus penganiyaan terhadap anak dari Ketua Pengadilan Negeri (PN) Cilacap, Rendhi Widodo.

“Besok 9 Agustus 2016, terpidana bebas murni, karena vonis hukumanya hanya empat bulan,” ujar Kepala Lapas Klas IA Kedungpane, Semarang, Kasi Bimkemas, Ari Tris Ochtia Sari, Senin (8/8).

Dia mengatakan selama di dalam Lapas perilaku Novel banyak perubahan lebih, terlihat selama ini tidak ada pelanggaran hukum yang dilakukan yang bersangkutan.

” Novel juga aktif mengikuti semua kegiatan sesuai program pembinaan di lapas yang sudah terjadwal,” tuturnya.

Program pembinaan di lapas, lanjutnya, di antaranya pembinaan kepribadian Latihan Ketrampilan Baris Berbaris (LKBB), upacara bendera, kegiatan agama, seperti pasholatan, sholat berjamaah, baca tulis al quran.

”Selain itu, masih ada sosialisasi wawasan kebangsaan dan kesadaran hukum, kegiatan olahraga dan seni, seperrti senam kesegaran jasmani, dan kegiatan kemandirian lainnya,” ujarnyanya. (RS)

82
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>