Sebarkan berita ini:

DEMAK[SemarangPedia] – Para kyai Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Demak menyiapkan Mugiono SH , MH (mantan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Demak)  dan KH Ali  Mahsun MAg (Ketua Dewan Syuro DPC PKB Demak) sebagai bakal pasangan calon (Paslon) Bupati -Wakil Bupati Demak untuk ikut kontestasi dalam Pilkada Demak September 2020 mendatang.

Keputusan para kyai NU Demak itu diambil melalui kesepakatan dalam forum Jalsah Ulama Nahdliyyin Demak yang berlangsung di aula Pondok Pesantren Futuhiyyah Mranggen Demak, Senin (30/12).

KH Aminudin Mas’udi (Wedung ) yang ditunjuk sebagai juru bicara forum yang dihadiri 600 kyai NU se-Kabupaten Demak ini mengatakan para kyai NU tidak dalam kapasitas mengusung paslon, karena agenda pencalonan menjadi ranah partai politik.

“Sedangkan NU bukan parpol, para kyai yang berada di forum ini hanya sebatas menyiapkan saja, selanjutnya terserah kepada partai politik mau mengusungnya dalam Pilkada atau tidak, NU tidak akan melibatkan diri dalam agenda itu,” ujar kyai Aminudin usai pertemuan forum jalsah ulama NU.

Para kyai NU (struktural maupun kultural) tidak akan melakukan lobi ke parpol. Menurutnya, agenda pengumuman penyiapan paslon kepala daerah Demak di forum ini bukan deklarasi paslon, karena bisa jadi yang disiapkan ini bisa diterima atau ditolak oleh parpol. Tetapi hanya forum pengumuman hasil kesepakatan para kyai NU Demak saja.

Selanjutnya para kyai NU (struktural maupun kultural) tidak akan melakukan lobi ke parpol, tetapi bersama warga NU akan nencermati parpol mana yang merespon dan mengabaikan misi NU dalam hal Pilkada 2020.

Agenda ini, lanjutnya, tidak muncul secara tiba-tiba dan mendadak, tetapi sudah beberapa kali dilaksanakan sebelumnya di sejumlah pesantren, di antaranya di pesantren Fathul Huda Sidirejo Sayung dan pesantren Al Fattah Setinggil Demak.

Dia menambahkan forum Jalsah kyai NU ini merupakan respon para ulama atas kegelisahan dan kegundahan masyarakat Demak terkait dengan berbagai problem kemasyarakatan di bekas pusat kesultanan Bintoro Demak ini.

Umat Islam di wilayah Demak, tuturnya,  sangat  menginginkan berbagai perubahan sehingga upaya mewujudkan Demak yang gemah ripah lohjinawi atau baldatun thoyibatun warobbun ghofur bisa segera terwujud.

Untuk itu, lanjutnya,  maka dibutuhkan paslon yang memiliki kompetensi tinggi dan profesional, komposisinya merepresentasikan kekuatan bersama nasionalis-relegius dan sosok itu ada pada diri Mugiono – Ali Mahsun.

Mugiono, kader PDI Perjuangan dan mantan anggota DPRD Propinsi Jateng menuturkan bersama KH Ali Mahsun dirinya  telah mendaftarkan diri sebagai paslon Bupati – Wakil Bupati Demak melalui DPC PDI Perjuangan beberapa waktu lalu.

“Kami optimis pimpinan PDI Perjuangan akan merespon positif sikap kyai NU Demak, dan selanjutnya merestui ikhtiyar kami dalam upaya membangun  Demak,” tutur Mugiono. (SMH/RS)

20
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>