Sebarkan berita ini:
Drs H Kumaidi

SEMARANG[SemarangPedia] – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Tengah (PWNU Jateng) akan menyiapkan jaringan komunikasi dan informasi usaha, sebagai upaya untuk memberdayakan para pelaku usaha kecil sehingga mampu berkompetisi di dalam memperebutkan kepercayaan konsumen di pasaran.

Koordinator Bidang Festival Kopi dan Tembakau dan Pameran Produk Unggulan Nusantara Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-97 NU Jateng Drs H Kumaidi mengatakan momentum menjelang seabad NU dimanfaatkan para enterpreneur NU, untuk bangkit menguatkan diri agar tidak tergilas dalam persaingan bebas di era sekarang ini.

“Festival dan pameran ini menjadi pintu masuk para pegiat dan pelaku UMKM untuk membuka diri dan mengenali situasi pasar yang semakin ketat kompetisinya,” ujar Kumaidi disela berlangsungnya festival dan pameran di sekretariat PWNU Jateng, Jaln Dr Cipto 180 Semarang yang dijadwalkan berlangsung 2-8 Maret

Menurutnya, dalam pertemuan pra pameran puluhan pelaku UMKM bersepakat untuk membentuk lembaga jaringan bisnis UMKM warga NU Jateng. Lembaga ini berfungsi sebagai lembaga untuk saling tukar informasi untuk mengetahui peluang dan kendala masing-masing UMKM.

Dia menuturkan untuk merealisasikan hal itu, Pimpinan Wilayah Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama Jawa Tengah (PW LPNU Jateng) diamanati untuk memfasilitasi dan membentuk lembaga itu.

Para pelaku usaha kecil di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Tengah berharap melalui jaringan bisnis onilah mereka bisa saling menguatkan, ditengah kian menguatnya produk sejenis yang dikelola para pabrikan bermodal besar dan telah memasuki pasaran.

Dia menambahkan jika persaingan antara produk pelaku UMKM Nahdliyyin dengan produk sejenis dari pabrikan besar dilepas sangat dikhawatirkan produk UMKM akan termarginalkan, karena secara umum dari sisi manajerial, marketing dan permodalan pabrikan lebih unggul.

Melalui jaringan ini, tutur Kumaidi, UMKM nahdliyyin bisa saling bekerja sama untuk saling menguatkan, sehingga akan tetap mampu eksis ditengah persaingan yang semakin ketat.

Produk-produk yang ditampilkan dalam even ini di antaranya, kopi, tembakau dan sarung. Ketiga produk itu banyak diproduksi dan dikonsumsi warga NU. Namun, dengan kian membanjirnya produk dari pabrikan di pasaran produk dari pengusaha kecil kian terancam.

“Lembaga jejaring yang akan dibentuk ini untuk mendekatkan antara produsen dan konsumen, sehingga dapat memotong biaya distribusi yang tidak kecil,” tuturnya.  (SMH/RS)

19
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>