Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggandeng PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan didukung stakeholder lainnya menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Terpadu Pasar Modal (SEPMT) 2019 yang digelar di Semarang, pada 13 hingga15 Maret 2019.

Kegiatan ini sebai upaya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap perkembangan Pasar Modal, memberikan pemahaman kepada masyarakat dalam
berinvestasi yang cerdas dan aman.

Selain itu, juga untuk mengajak masyarakat untuk menjadi investor di Pasar Modal, serta
memberikan informasi kepada perusahaan di daerah tentang akses pendanaan yang
mudah melalui Pasar Modal.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hoesen mengatakan berdasarkan survei indeks literasi keuangan pada 2016, indeks Pasar Modal Nasional sebesar 4,4% meningkat dari yang sebelumnya 2013 hanya sebesar 3,79%, hingga sepanjang 3 tahun 2013 – 2016 mengalami peningkatan mencapai sebesar 0,61%.

“Sedangkan untuk indeks inklusi Nasional 2016 juga mengalami peningkatan
dari 0,11% 2013 menjadi 1,25% pada 2016, meningkat sebesar 1,14%,” ujarnya di Kantor OJK Regional 3 Jateng dan DIY, Kamis (14/3).

Kepala OJK Regional 3 Jateng dan DIY Aman Santosa menuturkan kegiatan sosialisasi terpadu pasar modal juga untuk mengajak perusahaan potensial di
Jateng untuk dapat menjadi Perusahaan Terbuka (Tbk) yang sahamnya dicatatkan
di Bursa Efek Indonesia.

“Hingga saat ini,  terdapat 10 perusahaan potensial yang berminat untuk menjadi Perusahaan Terbuka,” tururnya.

Menurutnya, secara umum, jumlah investor Pasar Modal sektor saham di Provinsi Jawa Tengah per Desember 2018 mencapai 81.408 investor.

“Jika dibandingkan dengan jumlah penduduk di Provinsi Jawa Tengah pada
2018 sebanyaj 34.490.835 jiwa, maka jumlah penduduk di provinsi ini yang berinvestasi di sektor saham kurang lebih sebesar 0,24% dari total jumlah penduduk itu,” ujarnya.

Hingga saat ini, lanjutnya, terdapat sembilan emiten saham dan satu emiten obligasi di Provinsi Jawa Tengah.

“Perusahaan Efek ada 25 Kantor Cabang. Manajer Investasi ada satu kantor cabang yaitu Sinarmas Asset Management,” ujarnya. (RS)

9
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>