Sebarkan berita ini:

8-busSEMARANG[SemarangPedia] – Organisasi Angkutan Darat (Organda) Jateng akan pelopori penggunaan peluit dalam pengoperasian angkutan masal penumpang, terutama  bus, sebagai upaya untuk memberikan kenyamanan bagi penumpang, sekaligus untuk menghindari timbulkan kecelakaan.

Ketua DPD Organda Jateng Karsidi Budi Anggoro mengatakan pihaknya akan mewajibkan anggotanya untuk menggunakan peluit bagi awak bus, agar penumpang lebih nyaman untuk naik maupun turun, begitu juga sopir akan lebih berhati-hati.

Semua awak bus, lanjutnya, wajib menggunakan tanda tiupan peluit, untuk memberikan tanda kepada sopir bus apakah segera berhenti atau kembali bergerak saat bus menaikkan maupun menurunkan penumpang.

“Selama ini tanda berhenti bus diberikan kepada sopir untuk menurunkan maupun menaikkan penumpang, dilakukan kondektur atau kernet dengan mengebrak bodi maupun plavon kabin bus atau dengan uang logam ke pilar bus, sehingga kurang profesional,” ujarnya, Kamis. (8/9)

Menurutnya, langkah yang dilakukan itu tidak profesional dan membahayakan penumpang, mengingat banyak kasus kecelakaan, karena penumpang belum siap turun, bus sudah kembali bergerak.

Kondisi itu, dia menambahkan yang mendorong Organda akan mewajibkan semua anggotanya menggunakan peluit bagi awak bus yang beroparesi di wilayahnya.

Ketentuan itu, segera disosialisasikan kepada semua anggota Organda dan Kota Semarang akan menjadi pilot project yang diharapkan diikuti dan dipatuhi oleh para pengusaha angkutan anggota Organda di kabupaten/kota di Jateng.

Pengunaan itu, lanjutnya, selama ini yang masih tetap dipatuhi adalah angkutan kereta api hingga penumpang menjadi nyaman, begitu juga masinks bisa tertib menjalan keretanya.

“Diharapkan langkah kebijakan Organda ini bisa membantu menekan angka kecelakaan yang melibatkan penumpang,” tuturnya.

116
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>