Sebarkan berita ini:

20-padUNGARAN[SemarangPedia] – Realisasi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Semarang dari sektor Pajak Bumi Bangunan (PBB) belum optimal dan hanya mampu mencapai 54% dari yang ditargetkan tahun ini sebesar  Rp 27,5 miliar.

Kabid Pajak Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Semarang Aris Abadi mengatakan realisasi PAD Kabupaten Semarang dari sektor PBB belum optimal.

Menurutnya, hingga 10 hari menjelang jatuh tempo pembayaran PBB, hanya dapat terealisasi sekitar 54% dari yang ditargetkan.

“Jatuh tempo pembayaran PBB pada 30 September atau H-10 baru terealisasi sekitar 54% dari target sekitar Rp 27,5 miliar,” ujarnya, Selasa. (20/9)

Minimnya capaian PBB, lanjutnya, bukan berarti kesadaran masyarakat untuk membayar PBB rendah. Namun, pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan pembayaran PBB meningkat drastis dalam sepekan menjelang jatuh tempo.

“Pada umumnya para wajib pajak (WP) akan berbondong-bondong membayar , termasuk WP dari kalangan perusahaan, ya seperti bayar listrik, menjelang jatuh tempo,” tuturnya.

Aris optimis pada akhir tempo pembayaran pencapaian PBB bisa terdongkrak hingga 75% dari target. “Pencapaian sebesar itu terbilang sudah cukup tinggi,  sebab sekitar  25% merupakan WP yang masih membandel, dari tahun- ketahun itu-itu saja yang tidak membayar PBB,” ujarnya.

Bupati Semarang Mundjirin menuturkan selama ini terjadi perlambatan pembayaran PBB hanya terlihat pada awal sampai pertengahan tahun realisasi pembayaran PBB rendah. Namun menjhelang akh ir tahun umumnya mengalami kenaikan.

“Menjelang akhir tahun umumnya mereka SKS (sistem kebut semalam) dan diharapkan setelah pelaksanaan pekerjaan di desa selesai, mereka bisa lebih fokus membantu penanganan PBB,” tuturnya. (RS)

285
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>