Sebarkan berita ini:

11-buah-apukatSEMARANG[SemarangPedia] – Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Semarang menggelar Pameran Promosi Produk Pertanian Unggulan Kabupaten Semarang di Atrium Plasa Simpanglima, Semarang.

Kegiatan yang digelar di lantai dasar Atrium Plasa Simpanglima selama lima hari mulai 11 hingga 15 Nopember itu, diikuti 20 stand dengan menawarkan berbagai produk unggulan seperti buah, sayur, bibit tanaman, madu, susu sapi, dan aneka macam makanan/cemilan yang berbahan hasil pertanian.

Suryani salah peserta yang menyajikan buah alpukat menuturkan mengikuti ajang promosi itu, untuk lebih mengenalkan buah alpukat dari hasil panen kebun kepada masyarakat luas.

Menurutnya, meski buah alpukathasil produksi miliknya sempat menjuarai lomba tingkat nasional tapi upaya promosi tetap terus dilakukan untuk memperluas pemasaran.

“Ini alpukat juara satu nasional beberapa waktu lalu. Saat ini permintaan buah alpukat terus meningkat di kalangan masyarakat, konsumen” ujarnya, kepada semarangpedia.com, Jumat. (11/11).

Dalam ajang promosi buah unggulan itu, terlihat banyak pengunjung ingin menikmati dan membeli buah alpukat.

“Alpukat ini kami beri nama Wina. Ini ditanam di kawasan Bandungan Kabupaten Semarang. Sudah banyak pelanggan baik dari dalam Semarang maupun luar Semarang datang langsung ke Kebun kami,” tuturnya.

11-pameran-buahTuti warga Tembalang yang sempat memborong buah alpukat tersebut menuturkan membeli buah alpukat dari Bandungan yang digelar di pameran itu setelah mendapat informasi dari suaminya.

“Tadi saya coba memang enak dengan daging buah alpukat lebih tebal dan rasanya maknyus. Ini yang beli dengan harganya Rp40.000 per 1 Kg,” ujarnya.

Sementara peserta lainnya, Sandy pemilik Rejoyoso Nursery menuturkan kegiatan ajang promosi ini sangat membantu untuk memperluas pemasaran produk dan meningkatkan penjaualan.

Menurutnya, sejumlah bibit buah unggulan, tanaman hias ikut dipajang dalam arena promosi tersebut.

“Saya di promosi ini membawa sejumlah bibit tanaman unggulan seperti miracle, abiyu, klengkeng merah banyak diminati pengunjung. Selain sejumlah tanaman hias juga banyak dikunjungi oleh para hobies tanaman. Semuanya itu harganya sangat terjangkau sekitar Rp 100.000 an,” ujar pria yang berasal dari Kalongan, Ungaran Timur itu.

Dari pantauan semarangpedia.com di lokasi pameran, tidak hanya buah dan bibit tanaman yang dikunjungi para pengunjung mal, Tapi sejumlah produk seperti Madu, camilan berbahan produk pertanian, susu sapi, jamu olahan juga banyak dikerumuni mereka.(RS)

416
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>