Sebarkan berita ini:

27-razia-lalu-lintasUNGARAN[SemarangPedia] –  Polres Semarang menerjunkan sejumlah personil Propam dari dari unsur Pengamanan Internal (Paminal) untuk mengawasi kegiatan razia gabungan lalu lintas.

Baur Paminal Seksi Propam Polres Semarang Aiptu Sudaryo mengatakan langkah tersebut sebagai upaya untuk meminimalisir praktik suap atau pungutan liar dari oknum polisi yang ikut razia.

“Kegiatan razia berjalan dengan baik, sesuai dengan ketentuan. Pantauan kami, tidak ada tindakan lain yang mengarah pada pelanggaran internal oleh anggota,” ujarnya, Kamis. 27/10)

Pantauan di lapangan, razia gabungan lalu lintas yang digelar di halaman Beteng Willem II, di Jalan Diponegoro Ungaran, atau depan Kantor Bupati Semarang. Puluhan pengendara ranmor, terutama roda dua, diminta menepi dan diperiksa satu per satu kelengkapan ranmor maupun surat-suratnya.

Mereka yang melanggar langsung ditilang petugas Satlantas dengan pengawasan ketat dari lima anggota Paminal.

“Kami tidak hanya mengawasi kegiatan seperti ini. Dimana setiap ada pelaksanaan tugas kepolisian, Paminal selalu terlibat. Setiap lini dan satuan mulai dari Reskrim, Intelijen, Satlantas, Shabara hingga pelayanan Samsat, SKCK maupun kegiatan lain kepolisian, Paminal terlibat,” tuturnya.

Kasat Lantas Polres Semarang AKP Dwi Nugroho menegaskan keterlibatan anggota Paminal untuk mencegah munculnya pelanggaran oleh anggota Satlantas.

“Razia itu juga melibatkan Shabara, Reskrim dan Polsek Ungaran. Jadi seluruh anggota lintas satuan yang terlibat di kegiatan ini diawasi Paminal,” ujarnya.

Dwi Nugroho menambahkan keterlibatan Paminal di setiap razia lalu lintas sebenarnya bukan hal baru. Hanya keterlibatan kali ini dilakukan lebih terbuka guna meningkatkan rasa percaya masyarakat, mengingat masih banyak masyarakat yang berpandangan miring terhadap razia lalu lintas.

“Keterlibatan Paminal menunjukkan kegiatan kami sudah bersih, tidak main-main, tidak ada kolusi. Bahwa kegiatan kita benar-benar untuk memberi manfaat ke pengguna jalan, demi keamanan, keselamatan dan ketertiban pengendara,” tuturnya.

Dalam razia itu, tercatat sebanyak 75 pengendara diketahui melakukan pelanggaran lalu lintas dan sebagian besar pelanggaran administrasi kendaraan, seperti tidak membawa surat kendaraan dan SIM. Mereka dikenai tilang dan harus sidang di PN Ungaran dua pekan mendatang.

165
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>