Sebarkan berita ini:

unnamed (5)SEMARANG [SemarangPedia] – Sebuah panggung besar dan megah, lengkap dengan lampu sorot dan sound systemnya berdiri tepat di pelataran halaman Balai Kota Semarang, Jalan Pemuda No 148, Semarang, Selasa malam (22/8).

Panggung Kemerdekaan yang disajikan Pemerintah Kota Semarang, layaknya mini konser musik malam itu ternyata menampilkan grup musik legendaris Indonesia asal Yogyakarta, Kla Project. Para tamu undangan dan masyarakat sekitar yang datang malam itu diajak bernostalgia bersama oleh musisi yang hits di era 90 an.

Grup musik yang digawangi Katon Bagaskara (vokal), Lilo (gitar/ vokal), dan Adi Adrian (keyboard) itu melagukan tembang – tembang lawas yang menghanyutkan penonton dan para KLanis (penggemar Kla Project) yang hadir menyaksikan idolanya.

Grub band yang dibentuk pada tahun 1988 ini, Katon Bagaskara dan kawan kawan membuka penampilannya dengan malantunkan lagu “Menjemput Impian”. Sontak penonton langsung berlari, merapat mengerumuni panggung.

“Saya terharu sekali, dulu pernah menjadi penonton seperti kalian dan akhrinya bisa berdiri di atas panggung. Saya berterima kasih sekali bisa dipercaya hadir di Balai Kota Semarang,” ujar Katon saat menyapa penonton.

Kemudian, lagu Yogyakarta, Terpurukku di Sini dibawakan yang membuat suasana malam menjadi asik sekaligus membangkitkan kenangan masa muda penonton dan juga para klanis.

Processed with VSCO

Penampilan Lilo (gitar/ vokal), dan Adi Adrian (keyboard) malam itu juga memukau. Aksi Lilo yang bernyanyi sekaligus memainkan senar gitarnya menjadi pusat perhatian penonton. Dia sempat mengajak penonton dan para tamu undangan bergurau sehingga tawa pun pecah.

“Yaa,..Malam ini kita bawakan 20 lagu sekaligus untuk anda… , tetapi.. dibagi empat tahun,” kata Lilo sambil bergurau.

Sejak awal menggebrak panggung kemerdekaan di Halaman Balaikota malam itu, penonton dibuat tak henti-hentinya bersorak sambil memberikan applause seraya bernyanyi bersama. Tidak hanya generasi lawas yang asik berdendang ria, anak muda yang hadir pun terlihat menikmati sekali.

Sebuah momen berharga pun tercipta ketika Kla Project secara spontan turun berjalan, menghampiri Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi untuk mengajak naik ke panggung. Sorakan para penonton yang hadir kala itu mengiringi mereka berdua tampil di atas panggung.

Bersama Kla Project, Hendi sapaan akrab Hendrar Prihadi menyanyikan lagu ”Tak Bisa ke Lain Hati”. Tidak habis disitu saja, Hendi kembali bernyanyi lagu Pasir Putih yang merpakan hit populer KLa tahun 1992. Aksi panggung mereka berdua yang energik menjadi sebuah ajang kolaborasi yang cukup memukau penonton. (AC)

134
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>