Sebarkan berita ini:

14-paramount-village-semarangSEMARANG[SemarangPedia] – Paramount Land semakin memperkokoh usahanya disektor properti dengan memperluas pengembangan di Kota Semarang, setelah sukses membangun Gading Serpong, Tangerang menjadi kota mandiri dan segera menyusul di Manado.

Managing Director Paramount Land, Andreas Nawawi mengatakan perusahaan siap merealisasikan pembangunan perumahan di atas lahan seluas 9 hektare di kawasan Simongan di Kota Semarang.

Pengembangan perumahan di Semarang akan menggunakan konsep costum homes, untuk memenuhi kebutuhan dan juga selera dari konsumen dengan naman Paramount Village yang dibangun dua tahap.

Menurutnya, tahap pertama akan dibangun 200 unit rumah dan 41 ruko yang dilengkapi berbagai fasilitas yang dikemas dengan nama Paramount Squer serta menawarkan dua tipe dan denah standar luas bangunan 60 m2 dan 72 m2.

Harga perumahan itu, lanjutnya, ditawarkan mulai harga Rp600 jutaan hingga Rp1,6 miliar per unit, bahkan tersedia beberapa pilihan ukuran luas tanah 6×12 m2, dan luas tanah 8×12 m2.

“Semarang merupakan daerah ekspansi yang pertama, mengingat potensinya ke depan sangat bagus, dan sebagai kota kelima terbesar di Indonesia. Sebelumnya kami sukses mengembangkan Gading Serpong Tangerang menjadi sebuah kota mandiri,” ujarnya, di Semarang. Jumat. (14/10)

Dia menuturkan potensi pasar Semarang masih sangat menjanjikan untuk bisnis properti, khususnya kelas menengah ke atas dan menjadi incaran para investor. Bahkan pertumbuhan industri juga terus meningkat, sehingga kebutuhan rumah masih sangat tinggi,

Dengan pengembangan properti, dia menambahkan di Kota Semarang diharapkan perusahaan mampu menghasilkan pendatapan sedikitnya Rp500 miliar dan investasi yang dikeluarkan sekitar Rp350 miliar.

Andreas Nawawi optimis penjualan untuk tahap pertama itu akan habis terjual dalam satu bulan, mengingat lokasi perumahan yang cukup strategis di tengah kota. Bahkan saat ini konsumen yang memesan sudah lebih dari 200 orang.

“Target penjualan perumahan itu bakal tercapai, mengingat lokasi di kawasan Simongan selain dekat dengan bandara A Yani, juga tidak jauh dengan kawasan wisata Klenteng Sam Poo Kong, serta dekat pusat kota perdagangan kawasan Simpanglima,” tuturnya.

Dia mengatakan selain pengembangan properti di Kota Semarang, perusahaan juga mempeluas dengan membangun Paramont Hill di Manado, sebuah proyek residential yang dilengkapi  berbahai fasilitas pendukung dan dibangun di atas lahan seluas 20,8 hektare.

144
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>