Sebarkan berita ini:

14-paramount-landSEMARANG[SemarangPedia] – Paramount Land mulai menggarap serius potensi pasar properti di Kota Semarang dengan memperkenal produk terbarunya Super PI (Super Produk Investasi), dari sebelumnya produk investasi itu diluncurkan lebih dulu di Gading Serpong, Tangerang.

Managing Director Paramount Land, Andreas Nawawi mengatakan produk Super PI yang ditawarkan merupakan kavling-kavling premium siap bangun di Paramount Village Simongan Semarang.

Kavling-kavling itu, lanjutnya, berada di lokasi sangat strategis selain dekat dengan bandara A Yani, juga tidak jauh dari kawasan wisata Kelenteng Sam Poo Khong dan dekat dengan pusat perdagangan jantung Kota Semarang kawasan Simpang Lima.

“Jumlah kavling yang ditawarkan dengan unit terbatas dan harga mulai Rp600 juta hingga Rp1,4 miliar dengan jaminan keuntungan kenaikan harga 26% dalam dua tahun ke depan,” ujarnya, di Semarang, Jumat. (14/10)

Menurutnya, Kota Semarang merupakan yang pertama dalam pengembangan usaha properti di luar Gading Serpong, Tangerang dengan penawaran Super PI itu, dan bagi investor maupun konsumen di ibukota Jateng ini segera bisa memanfaatkan momentum penawaran investasi istimewa ini, mengingat keuntungan sangat menjajikan serta dapat memberikan nilai lebih di tahun mendatang.

Selain itu, dia menambahkan perusahaan juga menawarkan investasi untuk wajib pajak (WP) yang mengikuti program amnesti pajak, mengingat keberhasilan kebijakan amnesti pajak, menjadikan pasar properti semakin membaik dan bakal diminati kalangan investor.

“Bahkan informasi yang kami peroleh dana repatriasi dari luar negeri dan dana dari dalam negeri hingga saat ini mencapai Rp3.500 triliun. Dana itu tidak bisa mengendap, sehingga harus diinvestasikan yang akan memberikan keuntungan besar,” tuturnya.

Namun, lanjutnya, masih dapat dipahami saat ini banyak investor yang masih memilih untuk “wait and see” sambil melihat kondisi ekonomi Indonesia, sehingga produk Super PI itu optimis bakal menjadi incaran mereka.

14-paramount“Jika kondisi ekonomi Indonesia belum membaik, kami menjanjikan keuntungan hingga lebih 26% untuk penjualan dua tahun mendatang, sedangkan jika dijual kembali setelah satu tahun keuntungannya sebesar 12%,” ujarnya.

Tidak hanya itu, dia menambahkan jika investor pembeli mengalihkan haknya kepada kosumen lain sudah tidak ada biaya lagi untuk administrasi pengalihan hak kavling maupun bangunan.

Sementara itu, Direktur Paramount Land Aryo Tri Ananto mengaku optimistis kavling  Super PI ini bakal habis terjual, karena sejumlah kebijakan yang dikeluarkan pemerintah sangat mendukung, selain Tax Amnesty juga Bank Indonesia (BI) telah menurunkan suku bunga yang menggunakan BI Seven Days Repo menjadi 5,25% lebih rendaah dari BI Rate.

Kondisi itu, kata Aryo, yang disebut momentum yang berhubungan erat dengan kemampuan membaca situasi dan sektor properti akan semakin diminati investor, meski mereka akan memilih reputasi pengembang dan pengeloaan produk properti yang paling terbaik.

Menurutnya, lokasi juga akan menjadi pertimbangan investor maupun konsumen, baik dari sisi pertumbuhan kawasan di sekitarnya, laju pertumbuhan penduduk dan rencana pengembangan fasilitas pada tahun ke depan.

“Investor maupun konsumen sudah dapat dipastikan bakal semakin jeli memilih pengembang yang terpercaya dan memiliki rekam jejak yang baik. Bahkan Super PI produk Paramount Land yang ditawarkan bagi kosnumen dan masyarakat Semarang dengan jaminan 100% pasti untung,” tuturnya.

130
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>