Sebarkan berita ini:

12-SPBU1SEMARANG[SemarangPedia]- PT Pertamina MOR IV masih memfokuskan tetap akan memenuhi pasokan bahan bakar minyak/bahan bakar khusus di jalur pantai utara dan selatan Jawa Tengah, guna mengantisipasi lonjakan permintaan saat arus balik Lebaran 2016.

Suyanto, Area Manager Communication & Relations Pertamina MOR IV mengatakan jalur pantura dan selatan Jawa menjadi perhatian utama dalam siaga pasokan BBM/BBK, mengingat jalur itu sangat padat kendaraan pemudik yang mulai melakukan perjalanan balik, selain baik untuk acara pulang kampung maupun rekreasi keluarga.

“Kami tetap siaga dalam memenuhi kebutuhan BBM meskipun sudah menginjak H+5 Lebaran dan dijamin aman,” ujarnya, Selasa. (12/7)

Menurutnya, pada hari pertama masuk kerja bagi PNS termasuk BUMN, arus balik Lebaran 2016 masih terjadi dan membutuhkan kesiapan untuk menjamin pasokan BBM/BBK agar tidak terjadi kelangkaan.

Dengan demikian, lanjutnya, Pertamina tetap siaga baik stok BBM/BBK, berikut armada mobil tankinya untuk pendistribusian bahan bakar pasca puncak arus balik Minggu (10/7).

Dia menuturkan sampai pada H+5 Lebaran, satuan tugas Pertamina MOR IV JBT masih disiagakan, mengingat liburan sekolah belum usai, sehingga potensi lonjakan kebutuhan BBM/BBK masih ada.

“Kami masih siagakan SPBU Kantong, SPBU Mobile, Armada Motor, dan Mobile Pick Up karena masih menjadi solusi alternatif untuk mensupport SPBU yang ada,” tuturnya.

Selain itu, dia menambahkan kerja sama dan koordinasi dengan unsur terkait seperti Dinas Perhubungan, Kepolisian, serta Hiswana Migas juga terus ditingkatkan untuk meminimalisasi tindak kecurangan oleh pihak-pihak yang memanfaatkan situasi dan kondisi ini.

Berdasarkan data harian Senin (11/7) dari Tim Satgas MOR IV JBT penyaluran BBM jenis Premium sebanyak 11.824 KL atau setara dengan 131 % dari rata-rata harian normal, yang berarti turun sekitar 3,5 % dari hari sebelumnya. Sedangkan untuk Solar 3.192 KL setara dengan 67 % dari rata-rata harian normal yang berarti meningkat sekitar 26,7 % dari hari sebelumnya .

Menurutnya, untuk penyaluran BBK jenis Pertalite sebanyak 1.480 KL setara dengan 259 % dari rata-rata harian normal, untuk Pertamax sebanyak 3.288 KL setara dengan 221 % dari rata-rata harian normal.

Peningkatan permintaan bahan bakar jenis solar meningkat mulai H+4 Lebaran karena aktivitas kendaraan angkutan barang seperti truk, tronton dan mobil box sudah mulai beroperasi.

Hal ini sesuai dengan surat edaran Menteri Perhubungan No.22/2016 tanggal 8 Juni 2016 tentang Pengaturan Lalu Lintas, perihal larangan pengoperasian kendaraan angkutan barang dan penutupan jembatan timbang pada masa angkutan Lebaran 1437 H, di mana kendaraan-kendaraan seperti tersebut diatas dilarang melintas di jalur mudik dari tanggal 1 Juli 2016 (H-5 lebaran) hingga 9 Juli 2016 (H+3 Lebaran).

“Terkait dengan lonjakan permintaan BBM jenis Solar, kami sudah menyiapkan stok yang cukup untuk mengantisipasi kondisi itu,” ujarnya.

69
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>