Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kota Semarang telah menjaring sebanyak 99 orang bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) untuk periode 2019-2024.

Sekertaris DPC PDI Perjuangan Kota Semarang Kadarlusman mengatakan dari penjaringan, sudah terdapat 99 Bacaleg, setalah dilakukan penjaringan oleh pengurus anak cabang (PAC).

Dari DPC PDI Perjuangan Kota Semarang, lanjutnya, juga membuka pendaftaran untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat atau kader yang ingin maju sebagai calon anggota DPRD setempat.

Menurutnya, daftar 99 Bacaleg tersebut sudah diserahkan kepada DPP PDI Perjuangan untuk disaring menjadi 50 orang yang akan didaftarkan kepada KPU.

“Hasil penjaringan Bacaleg sudah kami serahkan ke DPP PDIP pada 30 Juni 2018 dan sekarang kami tinggal menunggu rekomendasi dari Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Bu Mega,” ujar Pilus panggilan akrab Kadarlusman, Rabu. (11/7).

Dengan demikian, dia menambahkan hasil penyaringan yang dilakukan pusat akan mengerucutkan menjadi 50 nama Bacaleg yang segera didaftarkan ke KPU sebagai calon legislator dari PDI Perjuangan.

Kriteria mendaftar sebagai bacaleg, tutur Pilus, tentunya melihat dari berbagai aspek, seperti elektabilitas, basis massa, pertimbangan masa keanggotaan, atau masa pengabdian.

“Dari luar atau eksternal juga ada, tetapi tidak lebih dari 30%. Namun, mereka harus memiliki kartu tanda anggota (KTA). Kalangan perempuan juga sudah memenuhi 30%,” tuturnya.

Bahkan, dia memastikan keterpenuhan kuota minimal 30% untuk kalangan perempuan dari PDI Perjuangan sudah terjaring dari seluruh daerah pemilihan (dapil) di Kota Semarang.

Berkaitan dengan larangan bagi eks koruptor untuk maju, Pilus mengatakan secara automatis pihak yang pernah terlibat kasus korupsi akan gugur dengan sendirinya dari pencalonan.

“Persyaratannya, di antaranya harus ada keterangan dari pengadilan, selain surat keterangan catatan kepolisian (SKCK). Ya, kami mendasarkan sesuai ketentuannya saja,” ujarnya.

Setelah ada hasil penyaringan dari DPP PDI Perjuangan, pihaknya akan mendaftarkan kepada KPU Kota Semarang secepatnya,  karena masa pendaftaran paling lambat pada 17 Juli 2018.

“Kemudian setelah didaftarkan, KPU akan mengumumkan daftar calon sementara (DCS). Misalnya, ada koreksi, masukan, atau komplain. Partai diberi kesempatan sebelum daftar calon tetap (DCT),” tutur Pilus. (RS)

 

17
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>