Sebarkan berita ini:

pasar rejomulyoSEMARANG [SemarangPedia] – Pedagang Pasar Rejomulyo menolak pindah ke Pasar Rejomulyo baru, sebelum apa yang menjadi kebetuhan mereka saat berjualan di penuhi oleh Pemerintah Kota Semarang.

Sikap tegas ini disampaikan oleh Ketua Paguyuban Pedagang Grosir Ikan Pasar Rejomulyo, Mujiburahman, setelah bertemu dengan pimpinan DPRD Kota Semarang di Gedung DPRD, Minggu (28/9).

“Bangunan Pasar Rejomulyo yang baru sekarang ini memang belum memenuhi standar sebagai pasar ikan. Kami sudah mengajukan ke Dinas Pasar bahwa luas lapak yang terlalu kecil, saluran yang kurang memadai, tempat parkir serta kondisi lantai yang licin menyulitkan para pedagang untuk berjualan dan juga untuk aktivitas bongkar muat ikan,” ujarnya.

Maka, lanjutnya, pihak dewan bisa menjembatani permasalahan para pedagang pasar rejomulyo, supaya Pemerintah Kota segera mengambil sikap. Pihaknya menyayangkan bahwa dalam pembangunan pasar ikan yang baru tersebut dari pedagang tidak dilibatkan untuk rencana pembangunannya.

Menanggapi keluhan pedagang pasar ikan rejomulyo, Wakil Ketua DPRD Kota Semarang Joko Santoso menyatakan, Pemkot Semarang mengambil sikap secepatnya untuk menyelesaikan hal tersebut agar tidak berlarut-larut. Pemkot dalam hal ini dinas pasar, seharusnya juga melibatkan masyarakat termasuk para pedagang dalam melakukan perencanaan.

“Untuk mencari solusi yang terbaik, dalam waktu dekat kami akan memangil Dinas Pasar agar apa yang menjadi keluhan pedagang bisa dapat terealisasi,” katanya.

165
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>