Sebarkan berita ini:

19-pasar-waruSEMARANG[SemarangPedia] – Dinas Pasar Kota Semarang akan mendirikan pasar sementara sejumlah kios permanen untuk menampung pedagang korban kebakaran Pasar Waru di kawasan Sawah Besar yang terjadi Jumat malam lalu. (18/11)

Pendirian relokasi pasar sementara itu, hasil kesepakatan antara Dinas Pasar Kota Semarang dengan pihak Kelurahan Kaligawe dan akan menempati di pinggir sepanjang jalan Pasar Waru itu.

Kepala Kelurahan Kaligawe Semarang Parno SIP menuturkan jalan di depan Pasar Waru yang lokasi memanjang ke arah timur Sawah Besar yang akan dijadikan tempat penampungan para pedagang korban kebakaran itu.

“Lokasinya memanjang ke timur di sepanjang  jalan besar dengan median jalan di tengahnya dan  bisa lokasinya disebelah selatan median jalan, memanjang sampai menjelang pintu gerbang menuju Rusunawa,” ujarnya.

Menurutnya, sejumlah kios permanen secepatnya akan direalisasikan kemungkinan pekan ini  sudah dibangun, sehinga para pedagang bisa secepatnya memperoleh tempat untuk berdagang, mengingat aktivitasnya menyangkut mata pencaharian mereka.

Kemungkinan pasar sementara itu, lanjutnya, sedikit menggangu akses menuju ke Rusunawa, meski masih ada jalan sebelah barat yang bisa dilalui warga, karena jalan tersebut dibagi dua dengan pembatasandi tengah taman kecil.

Pasar Waru sebelumnya pernah terbakar sebanyak dua kal dan kebakaran Jumat malam lalu yang kedua kalinya, dan kebakaran itu  menghanguskan empat unit kios dari lima los yang ada, sementara Pasar Waru terdapat sebanyak 511 petak kios yang dimiliki 350 pedagang.

Pasar Waru itu itu sedang dalam proses revitalisasi yang dijadwalkan rampung pada awal tahun depan, bahkan hingga saat ini sudah terdapat satu los yang selesai dibangun dan tidak ikut dilalap si jago merah.

Dalam upaya memadamkan kobaran api proses pemadaman oleh Tim Pemadaman kebakaran dapat dilakukan dengan baik, meski kobaran api sempat masih mermbesar, dan terdapat tambahan empat unit menjadi 10 unit mobil kebakaran milik Damkar Kota Semarang  diterjunkan akhirnya api bisa dipadamkan.

88
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>