Sebarkan berita ini:

9-smp-33SEMARANG[SemarangPedia] – Sungguh terampil sekali para siswa siswi SMP Negeri 33 Semarang dalam memainkan alat musik asli Indonesia warisan kebudayaan dunia, angklung. Tangan mereka begitu lihai mengoyakan angklung sehingga menimbulkan nada yang indah.

Secara parade, siswa-siswi ini menghibur para pengunjung yang hadir di acara Carnival 2016 yang digelar di Citragrand Semarang, Jumat malam (9/9) dengan mangalunkan sejumlah tembang melalui angklung.

Sebanyak 40 lebih siswa-siswa campuran dari kelas 7 sampai 8, dengan mengenakan baju batik serba hijau, berbaris rapi dua shaf di panggung utama di depan Bianglala Citragrand. Dipimpin empat dirigend sekaligus, lantunan nada – nada angklung diperdengarkan.

Lagu nasional berjudul  ‘Indonesia Pusaka’, ciptaan Ismail Marzuki mengawali penampilan mereka. Nada-nada yang dihasilkan membuat pengunjung terpana.

Mereka semua begitu padu mengkombinasikan paduan suara dengan alunan angklung yang dibawakan. Suara lantang para paduan suara ditambah nada angkulung membuat menggema sisi Citra Grand

Pengunjung mulai terbawa hanyut asyik dalam alunan angklung ketika para siswa-siswi itu membawakan lagu ‘Jangkrik Genggong’, ‘Mother How Are You Today’ , ‘Perahu Layar’, ‘Poco – Poco’ dan  ‘Bergembira’. Penampilan mereka membuat susana malam di Citra Grand begitu meriah.

9-angklung-smp-33Yulinda dan Yulia siswi SMP 33 Semarang yang tampil dalam membawakan angklung menuturkan  persiapan yang dilakukan dalam tampil di Carnival 2016 terbilang singkat, hanya dua hari.

“Sebenarnya ini salah satu ekstrakulikuler SMP 33 Semarang dan kami semua sudah sering berlatih, jadi khusus di Carnival 2016 ini kami hanya persiapkan secara ringan ringan saja,” kata Yulinda siswi kelas 9F kepada semarangpedia.com.

Sementara Yulia mengatakan keberhasilan memukau para pengunjung Carnival 2016 di Citra Grand Semarang tidak lepas dari arahahan dari guru pembimbing mereka di sekolah.

“Ekstrakulikuler angklung sendiri tidak lepas dari bimbingan Ibu Falentina, Bapak Bambang Sutrisno, Bapak Didik dan kepala sekolah SMPN 33 kami, M Ahsan. Beliau semualah yang membuat Angklung SMP 33 semakin jaya,” ujar Yulia siswi kelas 9E itu. (RS)

386
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>