Sebarkan berita ini:

27-begalSEMARANG[SemarangPedia] – Dua orang kelompok begal yang tewas terjatuh di jurang di Kampung Dusun Krasak, Rowosari, Semarang, pada Minggu dini hari (25/9), ternyata pernah beraksi di 13 lokasi di wilayah Kota Semarang.

Dalam aksinya kelompok yang berjumlah enam orang ini tidak segan-segan melukai para korbannya dengan parang jika menolak memberikan barang berharga yang diminta pelaku.

Empat pelaku yang ditangkap masing-masing bernama Deni alias Black warga Kelud Raya, Kecamatan Gajahmungkur, Dimas Yuda (25) warga Kp. Gedung Mulyo Semarang Tengah dan Hendro Wayu (34) warga Dworowati Dalam, Semarang Barat serta Marshel (24) warga Kp Bedug Semarang Timur. Satu pelaku terpaksa di tembak petugas karena berusaha melawan saat ditangkap.

Keempat pelaku berhasil ditangkap tim Resmob Polrestabes Semarang, tidak lama setelah kejadian tewas dua pelaku lain yang jatuh kejurang di kawasan Brown Canyon, Rowosari, Semarang, saat dikejar warga.

Dihadapan polisi salah satu pelaku Deni alias black yang juga adik salah satu pelaku Doni yang tewas,  mengaku bersama rekannya melintas di Kampung Dusun Krasak, Rowosari, Semarang untuk mencari sasaran korban, namun dipergoki warga.

Bahkan pelaku juga sempat melukai warga yang sempat menghalangi aksi mereka dengan mengunakan parang.  warga yang tersulut emosi mengejar para pelaku, dua pelaku Doni dan Arif tewas masuk jurang.

“Saya adiknya Doni yang tewas masuk jurang, memang mau kerja cari mangsa yang lewat, namun di hadang warga dan mereka mengejar saya lari,” ujarnya

27-begal-tembalangBersama kelompoknya sudah 13 kali melakukan aksi dengan sasaran pasangan kekasih yang berada di tempat remang. Terakhir di jalan Dr Cipto Semarang,” tuturnya.

Dari penyelidikan aparat kepolisian kelompok ini ternyata sudah tiga belas kali melakukan aksinya di sejumlah wilayah Kota Semarang, mereka mencari sasaran di tempat yang sepi dan gelap, bahkan terakhir pada pertengahan September lalu, kelompok ini beraksi di dekat rumah dinas Kapolrestabes Semarang, dengan korban seorang wanita yang sedang berteduh akibat hujan lebat.

“Kelompok ini menghampiri korban yang sedang istirahat atau berteduh disaat hujan, dengan menghampirinya beramai-ramai. Oleh pelaku diamcam senjata tajam dan diminta barang-barang berharga”, ujar Kapolrestabes Semarang di Mapolrestabes Semarang, Kombes Burhanudin.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya kini keempat pelaku mendekam di sel tahanan Mapolretabes Semarang. Para pelaku juga terancam dengan jeratan pasal 365 dengan ancaman maksimal hukuman sembilan tahun penjara. (HN/RS)

449
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>