Sebarkan berita ini:

23-JLS 1SEMARANG[SemarangPedia] –  Jalan Lingkar Syumpuh (JLS) Kabupaten Banyumas yang masuk dalam wilayah Jalur Selatan Jawa Tengah dipastikan sudah mampu menampung arus kendaraan pemudik Lebaran mendatang, menyusul pekerjaan fisik kini memasuki tahap penyelesian.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan pembangunan JLS di Kabupaten Banyumas yang sudah memasuki tahap penyelesaian, dipastikan sudah dapat dimanfaatkan untuk pengendara arus mudik maupun balik Lebaran mendatang.

“Tidak perlu dikhawatirkan arus mudik Lebaran tahun ini pemudik sudah dapat melalui JLS dan untuk memastikan kami pantau pengerjaan proyek perbaikan jalan itu, meski saat ini penerangan jalan belum terpasang,” ujarnya setelah meninjau sejumlah titik rawan kepadatan arus mudik Lebaran serta proyek pembangunan jalan di beberapa daerah, Senin. (23/5).

Namun, lanjutnya, sarana penerangan jalan di sepanjang Jalan Lingkar Sumpiuh akan  menjadi prioritas penanganan dalam waktu dekat.

“Secepatnya segera dipasang alat penerangan jalan, meskipun bersifat darurat hanya pada titik-titik tertentu seperti perlintasan sebidang dan cross cutting dengan jalan kampung,” tuturnya.

Dengan selesainya pembangunan JLS, dia menambahkan para pemudik tidak perlu melewati perlintasan rel, yang biasanya menghambat perjalanan mereka, namun melalui JLS sehingga dapat berjalan lancar.

Menurutnya, pembangunan JLS menjadi salah satu target penyelesaian sebelum Lebaran 2016, setelah sebelumnya Bupati Banyumas Achmad Husein berinisiatif agar pembangunan JLS bisa dipercepat, sehingga tahun ini bisa memperlancar arus mudik.

Dia mengatakan frekuensi perlintasan jalur kereta api (KA) di kawasan tersebut tercatat sangat cepat,  karena per sembilan menit terdapat KA yang nmelintas dan pelang KA ditutup selama dua sampai tiga menit, sehingga mengakibatkan antrean kendaraan semakin memanjang.

Semenatar jalur selatan di kawasan lain kini terus dibenahi hingga Mei ini diharapkan rampung. Selain perbaikan jalan berlubang dan pembangunan tebing jalan rawan longsor,  pelebaran sejumlah ruas jalan juga sudah dilakukan beberapa waktu lalu.

Pada jalur Ajibarang-Wangon misalnya, yang menjadi jalan penghubung kendaraan dari arah Yogyakarta dan Cilacap menuju Jakarta juga sudah dibenahi. Bahkan perbaikan jalan rusak, drainase jalan nasional yang sering bermasalah itu juga telah dibangun permanen dengan sistem betonisasi.

Beberapa lokasi jalan longsor beserta talud tebing jalan juga dibangun permanen, sedangkan  kerusakan jalan nasional arah Ajibarang-Bumiayu hingga kini sering dikeluhkan masyarakat juga terus diperbaiki.

Pejabat Pembuat Komitmen Satker 7 Bina Marga Provinsi Jawa Tengah, Farman Ali, mengatakan pembenahan jalan nasional juga terus dilaksanakan. Selain perbaikan jalan yang berlubang, saat ini pembangunan talud jalan, perbaikan jalan amblas, dan gorong-gorong jalan yang patah juga dilaksanakan beberapa waktu lalu khususnya di Desa Lesmana, Kecamatan Ajibarang.

 

134
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>