Sebarkan berita ini:

BOYOLALI[SemarangPedia] – Pemprov Jateng melalui Tim Pengadaan Tanah semakin gencar melalukan sosialisasi terkait rencana pembangunan SUTET (Saluran Udara Tekanan Ekstra Tinggi) Ungaran-Pendan 500 KV, mengingat proyek strategis nasional tersebut dapat membuka peluang investasi di wilayah provinsi ini.

Kabid Pertanahan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukuman ( Disperakim) Provinsi Jawa Tengah, Endro Hudiyono mengatakan pemmbangunan SUTET 500 KV Ungaran-Pedan sirkuit 2, akan melewati empat kabupaten/ kota di Jawa Tengah.

Keempat daerah itu, lanjutnya, meliputi Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten Boyolali, dan Klaten.

“Pembangunan SUTET  Ungaran-Pendan 500 KV sebagai proyek strategis nasional tersebut ke depan bakal membuka peluang investasi di wilayah Jateng,” ujarnya usai acara Konsultasi Publik Rencana Pembangunan SUTET Ungaran-Pendan 500 KV di Kabupaten Boyolali, Kamis (19/11).

Menurutnya, proyek tersebut mampu menambah pemenuhan kebutuhan listrik di Jawa Tengah, sehingga dapat menguntungkan investor yang akan berinvestasi di Kabupaten yang dilintasi SUTET tersebut, khususnya Boyolali.

“Pembangunan SUTET 500 KV ini adalah untuk penyediaan ketersediaan tenaga listrik yang memadai, khususnya bukan hanya pemenuhan personal rumah tangga, namun juga untuk kebutuhan yang lebih besar terkait dengan investasi,” tuturnya.

Hal itu, tutur Endro, juga merupakan bagian dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) agar dampak adanya Covid-19 dan resesi ekonomi dapat ditanggulangi semaksimal mungkin, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat tertangani dengan adanya investasi serta dengan adanya ketersediaan tenaga listrik yang memadai.

“Utamanya untuk daerah yang selama ini memang belum mendapatkan aliran tenaga listrik yang cukup,” ujarnya.

Sementara itu, Kabag Adminsitrasi Pembangunan Pemerintah Kabupaten Boyoli, Hendrayanto BL menuturkan pihaknya menyambut baik dan mendukung rencana pembangunan SUTET tersebut. Hal itu sebagai peluang untuk menarik investasi di Kabupaten Boyolali.

“Kami menyambut baik proyek SUTET yang melintasi empat kecamatan di Boyolali, yakni Kecamatan Ampel, Boyolali, Muso, dan Mojosongo,” tuturnya.

Menurutnya, pembangunan ini sangat membantu karena Boyolali memiliki program Pro Investasi. Dengan adanya proyek ini pihaknya akan mengajak investor untuk beramai-ramai menanamkan investasi di Boyolali.

Jika investasi meningkat, lanjutnya, juga akan mendongkrak kesejahteraan masyarakat. Yakni terbukanya peluang lapangan pekerjaan.

Salah seorang warga, Cahyanto mengatakan mendukung dan tidak mempersoalkan lahannya digunakan untuk pembangunan SUTET. Menurutnya, sosialisasi yang dilakukan pemerintah sudah jelas.

“Saya sebagai warga yang lahannya terkena proyek ini tidak masalah, saya mendukung,” ujarnya.

Dia pun belum mengtahui pasti berapa luas lahan miliknya yang akan digunakan untuk pembangunan SUTET.

“Belum tahu persis, karena belum diukur. Tapi dari penjelasan sekitar 700 meter persegi bisa lebih,” tuturnya. (RS)

 

9
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>