Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – DPRD Jateng menilai kebijakan Pemerintah Pusat membuat jalan sementara untuk menyambungkan tol Brebes hingga Weleri (Kendal) sebagai upaya mengurai kemacetan menghadapi arus mudik Lebaran tahun ini dinilai tidak tepat.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Jateng Hadi Santoso mengatakan rencana membangun jalan sementara ini, untuk menyangbut Tol Brebes-Weleri untuk memecah titik kemacetan sangat tidak tepat.

Menurutnya, ada yang menjadi dasar alasan ketidaktepatan itu, pertama dari sisi penganggaran melalui APBN, pemerintah sudah mengalokasikan Rp 72 miliar untuk membuat jalan tol sementara.

Dari sisi waktu, lanjutnya, dengan anggaran sebesar tersebut, tol sementara hanya digunakan selama 20 hari operasi pada Lebaran mendatang.

“Selebihnya, jalan itu akan dibongkar lagi. Dengan anggaran Rp 72 miliar hanya untuk 20 hari kerja, sehingga sangat tidak tepat dan mubazir,” ujarnya, di Semarang.

Pemerintah saat ini sedang berupaya membangun jalan sementara untuk menyambungkan tiga paket pekerjaan jalan tol di Pantura (Brebes-Pemalang, Pemalang-Batang, dan Batang-Semarang).

“Total jalan sementara yang dibangun kurang lebih 60 kilometer. Nanti pintu keluar ada di Weleri. Jika biaya per kilometer kira-kira Rp1,2 miliar, total Rp 72 miliar untuk anggaran habis pakai, ini terlalu besar,” tuturnya.

Menurutnya, jalan sepanjang 120 kilometer panjang ruas jalan tol Brexit sampai Weleri baru 50% yang sudah permanen. Bahkan sebaiknya uang sebanyak itu digunakan untuk perbaikan jalan nasional di Jawa Tengah yang sebagian besar mengalami kerusakan.

Sebagai diketahui mega proyek tol sepanjang 74,2 kilometer mulai dilakukaj pekerjaan fisik sejak Agustus 2016 dengan target waktu pelaksanaan selama 793 hari. Proyek tersebut terdiri dari lima seksi yakni seksi pertama Batang – Tulis sepanjang 3,2 kilometer, seksi kedua Tulis – Weleri sepanjang 36,35 kilometer, seksi tiga Weleri – Kendal 11,05 kilometer, seksi empat Kendal – Kaliwungu 13,5 kilometer, dan seksi lima Kaliwungu – Semarang sepanjang 10,1 kilometer. (RS)

228
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>