Sebarkan berita ini:

14-Brebes Timur1BREBES[SemarangPedia] – Pengoperasian ruas tol Pejagan-Brebes Timur sepanjang 20 kilometer (Km) terancam mudur lagi setelah sebelumnya dua kali gagal diresmikan, bahkan hingga kini belum ada tanda persiapan dibuka.

Rencana pembukaan ruas tol Pejagan-Brebes Timur yang semula dijadwalkan akan diresmikan pengoperasionalnya pada Rabu (15/6) terancam bakal mundur lagi dan belum diketahui jadwal kepastian peresmian tersebut.

Pejabat Humas PT Waskita Karya Hendro Budiyanto mengatakan hingga kini belum bisa dipastikan kapan rencana pembukaan jalan Tol Pejagan-Brebes Timur itu, mengingat pemberitahuan resmi belum juga diterima.

“Hingga kini belum menerima informasi kapan rencana pembukaan jalan tol itu, meski sesuai rencana terakhir dijadwalkan Rabu  ini akan diresmikan. Tapi kenyataannya mundur dan kemungkinan Senin mendatang,” ujarnya, Selasa. (14/6)

Sampai saat ini belum terlihat tanda-tanda persiapan jalan bebas hambatan itu diresmikan. Bahkan mundurnya pengoperasian tol sepanjang 20 km itu, merupakan yang ketiga kali dari rencana yang sudah dijadwalkan semula.

Ruas tol Pejagan-Brebes Timur merupakan bagian dari Tol Trans Jawa dan semula direncanakan diresmikan pada Mei lalu. Namun, dibatalkan serta diundur pada 3 Juni, bahkan pada 15 Juni yang dijadwalkan dioperasikan  kembali molor hingga waktu belum diketahui.

Pembangunan fisik ruas tol Pejagan-Brebes Timur di pantura Jawa Tengah, sesi I dan II telah rampung dan diharapkan mampu menampung arus kendaraan mudik Lebaran mendatang serta  pengoperasian butuh serimonial secara resmi.

Jalan sepanjang 20 Km ini secara teknis dan konstruksi telah rampung dan PT Waskita Tollroad selaku pihak pengelola jalan tol Pejagan-Pemalang, juga tengah menjalani uji kalayakan kualitas jalan.

Akses para pungguna jalan di jalur ini disediakan tiga pintu keluar terdiri di ruas Pejagan, Klampok, dan Kaligangsa atau Brebes Timur. Tiga pintu keluar tol ini juga difungsikan untuk rekayasa lalu lintas ketika terjadi kepadatan di dalam tol saat arus mudik Lebaran.

Pengoperasian tol itu, merupakan salah satu solusi untuk memecah kemacetan di pantura saat arus mudik dan balik Lebaran mendatang.

Pejagan-Pemalang akan menjadi ruas tol pertama yang dibangun sekaligus dioperasikan oleh perseroan. Sementara itu, 11 ruas tol lainnya yang dimiliki perusahaan masih dalam proses konstruksi.

Seperti diketahui, emiten berkode WSKT itu melalui anak usahanya, PT Waskita Tollroad aktif mengakuisisi total 12 ruas tol hingga saat ini. Letak tol tersebut tersebar baik di dalam jaringan jalan tol Trans Jawa , non Trans Jawa, Jabodetabek hingga di luar Jawa seperti tol MedanKualanamuTebingtinggi.

Pihak Pengelola juga telah menyampaikan surat permohonan uji kelayakan kepada pemerintah, dalam hal ini Badan Pengatur Jalan Tol.

Pembangunan konstruksi tahap pertama yang bermula dari Pejagan hingga Brebes Timur dengan nilai konstruksi mencapai Rp1,7 triliun kini sudah rampung, sedangkan Pejagan-Pemalang yang dibangun dengan investasi total mencapai senilai Rp5,52 triliun merupakan bagian dari jalan tol Trans Jawa merupakan lanjutan dari tol yang sudah ada, Cikampek-Palimanan (Cipali), Palimanan-Kanci dan Kanci-Pejagan.

Dengan beroperasinya Pejagan – Pemalang, maka pemudik dapat menikmati fasilitas jalan tol sejak Jakarta hingga Brebes tanpa terputus.

Tol Pejagan – Pemalang semula dimiliki bersama antara PT Waskita Toll Road dan PT MNC Infrastruktur melalui perusahaan induk PT Waskita MNC Trans Jawa Toll Road. Namun, Waskita Toll Road kemudian mengakuisisi kepemilikan ruas tersebut seluruhnya, bersama dua ruas tol Trans Jawa lain seperti Kanci-Pejagan dan Pasuruan-Probolinggo.

 

 

148
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>