Sebarkan berita ini:

13-pranikah1SEMARANG[SemarangPedia] – Pakar Ginekolog menyarankan pemeriksaan kesehatan pranikah atau menjelang pernikahan harus dilakukan bagi pasangan yang bertujuan membangun keluarga sejahtera, untuk lebih mengetahui kondisi kesehatan reproduksi mereka bersangkutan.

Noerpramana pakar Ginekolog mengatakan dari pemeriksaan kesehatan bisa diketahui riwayat kesehatan kedua belah pihak, termasuk soal genetik, penyakit kronis dan infeksi yang dapat mempengaruhi kondisi kesehatan keturunan.

Dia yang juga Pembina Yayasan Warendra Kusumapradja yang menaungi RSIA Kusuma Pradja Semarang itu menuturkan pemeriksaan kesehatan menjelang pernikahan atau pranikah harus didasari kesepakatan bersama.

“Kesepakatan ini syarat pertama. Kedua belah pihak pasangan harus sepakat dulu. Apapun hasilnya nanti tidak akan mengubah rencana pernikahan,” ujarnya, di Semarang..

Melalui pemeriksaan, lanjutnya, ke depan bisa diketahui kemungkinan adanya penyakit yang mempengaruhi kesehatan reproduksi.

“Ada beberapa penyakit yang berpengaruh terhadap kesuburan, seperti HIV/AIDS, gonore atau klamidia, sifilis, kencing manis, hepatitis, hingga tuberkulosis (TBC), dan masih banyak lagi,” tuturnya.

Dengan pemeriksaan kesehatan pranikah, dia menambahkan bisa segera dilakukan penanganan seandainya ditemukan penyakit-penyakit tersebut untuk secepatnya diobati sebelum dilangsungkan pernikahan.

Menurutnya, sebenarnya penyakit-penyakit yang memengaruhi reproduksi bisa diobati, sehingga pasangan yang mendapati penyakit yang dideritanya dari hasil pemeriksaan tidak perlu khawatir.

“Misalnya, HIV/AIDS sekalipun. Ada metode yang bisa dilakukan untuk mencegah anak yang dilahirkan tertular virus itu. Kalau sudah diketahui penyakitnya kan bisa dilakukan penanganan,” ujarnya.

Noerpramana mengatakan pemeriksaan kesehatan pranikah belum terbiasa di masyarakat, terutama di Indonesia. Namun sekarang ini, sudah banyak pasangan yang melakukannya. (RS)

71
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>