Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] –  Pemerintah bakal menaikkan upah/honor penyuluh agama yang masih bertatus non-Pegawai Negeri Sipil (PNS) menjadi dua kali lipat dari diterima saat ini.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjanjikan secepatnya akan menaikan upah penyuluh agama yang masih berstatus non-pegawai negeri sipil (PNS) atau honorer menjadi dua kali lipat dari yang diterima saat ini.

Janji Jokowi disampaikan saat menghadiri acara Silaturahmi Penyuluh Agama Provinisi Jawa Tengah bersama Praesiden RI itu, di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Kota Semarang, Sabtu (14/4).

“Saya janji akan menaikan upah para penyuluh agama yang belum berstatus PNS. Saya akan naikkan dua kali lipat. Kemungkinan kalau tidak tahun ini ya tahun depan,” ujar Jokowi.

Jokowi menilai kenaikan upah bagi penyuluh agama non-PNS dirasa  penting, karena dari total jumah penyuluh agama yang mencapai 81.000 orang lebih, 55% di antaranya atau sekitar 45.000
orang merupakan tenaga honorer, dengan gaji di bawah rata-rata.

Selain itu, lanjutnya, pemerintah menilai peran penyuluh agama selama ini sangat penting dalam menjaga kerukunan umat beragama. Terlebih, Indonesia memiliki masyarakat yang majemuk dengan 714 suku yang memiliki sekitar 1.100 bahasa dan tersebar di 17.000 lebih pulau.

Dari masyarakat yang majemuk itu, hampir 85% di antaranya menganggap isu agama sangat penting. Namun, di saat yang sama potret konflik sosial dengan akar permasalahan agama kerap terjadi.

“Itu yang harus jadi perhatian kita. Konflik-konflik yang berakar permasalahan agama harus diantisipasi. Itu sudah menjadi tugas bapak-ibu [penyuluh agama],” ujar Jokowi. (RS)

13
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>