Sebarkan berita ini:

DEMAK[SemarangPedia] -Pemkab Demak akan menertibkan peredaran rokok ilegal dengan melakukan razia di lokasi – lokasi yang diduga menjadi sentral peredaran rokok tanpa cukai itu.

Kepala Satpol PP Kabupaten Demak, Bambang Saptoro mengatakan sebelum razia dilakukan akan didahului dengan pendekatan kepada para pemilik kios, warung atau toko agar tidak bertransaksi dengan suplayer atau produsen rokok ilegal yang diduga diproduksi di wilayah Kabupaten Kudus, karena praktek perdagangan ini sangat merugikan negara.

“Sebelum melakukan pendekatan persuasif, kami melakukan pembelian ke penjual rokok ilegal. Kami telah menemukan 23 merek rokok illegal di wilayah Kecamatan Krangawen, Mranggen, Guntur dan Sayung,” ujarnya, Jum’at (8/2).

Menurutnya, upaya mendalami informasi peredaran rokok tanpa cukai itu, akan dilanjutkan dalam minggu-minggu ini di seluruh wilayah di Kabupaten Demak. Setelah pencarian informasi dan langkah persiasif dirasa cukup, maka akan dilanjutkan dengan penindakan jika ditemukan peredaraan rokok ilegal.

Dengan adanya operasi penertiban dan penindakan ini, lanjutnya, diharapkan dapat memberi efek jera kepada para pelaku. Selain itu melalui operasi ini pula diharapkan dapat melindungi masyarakat konsumen penikmat rokok sekaligus melindungi pabrikan-pabrikan rokok legal yang selalu menyumbang kas negara melalui cukai, sehingga perlu dilindungi kelangsungannya

Kabid Penegakan Hukum Daerah Satpol PP Demak, Adi Prabowo menuturkan
cukai adalah pungutan negara yang dikenakan kepada barang kena cukai (BKC) yang terdiri dari hasil tembakau (rokok). Wilayah Jawa Tengah merupakan daerah penghasil rokok terbesar di Indonesia dan menjadi salah satu andalan sumber pendapatan negara di bidang cukai.

Di satu sisi, dia menambahkan negara sangat diuntungkan dengan adanya bisnis rokok ini, namun di sisi lain menuntut petugas Bea Cukai bersama Satpol PP untuk tetap waspada mengawasi peredaran rokok ilegal. Di Jawa Tengah khususnya Kudus, bertebaran pabrik-pabrik rokok ilegal yang mencoba mengambil keuntungan tanpa membayar cukai kepada pemerintah.

Untuk menekan peredaran rokok ilegal yang semakin luas peredarannya Satpol PP Kabupaten Demak melakukan kegiatan operasi razia rokok ilegal secara rutin, empat kali dalam sebulan (FA/RS)

8
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>