Sebarkan berita ini:

DEMAK[SemarangPedia] –  Meningkatnya kebutuhan Sembilan Bahan Pokok (Sembako) selama bulan ramadlan berpotensi memicu kenaikan harga, sehingga menyulitkan warga berpenghasilan rendah untuk menjangkaunya.

Kondisi itu, membangkitkan Pemkab Demak tergerak untuk menggelar pasar murah di setiap Kecamatan yang sudah mulai dilakukan sejak awal puasa hingga menjelang Lebaran mendatang, sebagai upaya untuk membantu warga yang kuarng mampu.

Bupati Demak HM Natsir mengatakan dengan digelarnya pasar murah disetiap Kecamatan diharapkan dapat membantu warga yang berpenghasilan rendah bisa mendapatkan sembako dengan harga yang terjangkau, atau lebih rendah dari harga pasaran yang setiap saat bisa melonjak, karena kebutuhan terus meningkat selama bulan puasa ini, apalagi menjelang Lebaran.

“Kami berharap agar masyarakat dalam berbelanja di pasar murah melakukan transaksi yang secukupnya, agar terjadi pemerataan. Jangan sampai ada yang memonopli, saya berharap panitia bekerja lebih optimal jangan sampai ada yang memonopoli,” ujar Natsir disela berlangsungnya pasar murah, di desa Mutih Wetan, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak, Kamis (31/5)

Menurutnya, harga komoditas sembako yang dijual di pasar murah memang berada di bawah harga pasar, karena untuk membantu para warga yang berpenghasilan rendah agar dapat menjangkau harga sembako yang menjadi kebutuhannya.

Camat Wedung Mukyanto AP, M.Si  menuturkan pasar murah yang diselenggarakan ini memang sudah sangat dinanti masyarakat, terutama mereka yang berpenghasilan rendah. Sedikitnya  terdapat 34 stand yang ikut memeriahkan pasar murah ini, sebagian besar komoditas yang dijajakan berupa sembako.

“Sebagian besar yang dijual di pasar murah ini oleh para pemilik stand adalah komoditas sembako. Kami memang menekankan kepada para pemilik stand agar mengutamakan sembako yang disakjikan,” tutur Mukyanto.

Pada kesmepatan itu, Bupati Demak HM Natsir menyalurkan bantuan berupa 40 paket bingkisan yang diberikan kepada para duafa. Sedangkan fakir miskin dan anak yatim serta yatim piatu mendapat bantuan sejumlah uang dari dana sosial BKAD  UPK Kecamatan Wedung senilai Rp60 juta yang disalurkan melalui Kepala Desa se-Kecamatan Wedung untuk disalurkan kepada yang berhak. (SMH/RS)

16
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>