Sebarkan berita ini:

DEMAK[SemarangPedia] – Pemkab Demak melakukan rapid test terhadap 560 orang pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) yang digelar di Pendapa Kabupaten Demak, Kamis (18/6).

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Kabupaten Demak Edy Suntoro mengatakan kegiatan itu, untuk mengantisipasi meluasnya penyebaran Covid-19, mengingat wilayah Demak telah dinyatakan kategri zone merah kasus Covid-19.

Sejumlah OPD yang ikut rapid test itu di antaranya kepala dinas, kepala bagian di sekretariat daerah, camat, direktur BUMD serta staf Bank Jateng, staf Perumda Air minum, staf PT BPR BKK, staf PT Demak Sarana Sehat, staf PT Demak Aneka Wira Usaha, dan staf PT LKM Demak Sejahtera.

“Pengambilan sampel rapid sebanyak 560 orang jadi membutuhkan waktu selama dua hari. Untuk hasil rapid test tiap orang bisa diketahui apakah reaktif atau nonreaktif berkisar 15 menit.,” ujarnya Edy, Kamis (18/6).

Pelaksanaan rapid test, lanjutnya, akan berlangsung selama dua hari mulai , Kamis (18/6) dan Jumat (19/6).

Menurutnya, saat ini Demak masuk dalam zona merah penyebaran kasus Covid-19 bersama tiga daerah lainnya di Jateng meliputi Kota Semarang dan Kabupaten Magelang.

“Untuk lebih mengetahui sampai mana penyebaran virusnya serta untuk mengantisipasi meluasnya kasus Corona, pemkab mengambil sampel kepada mereka yang mobilitasnya tinggi. Karena mereka setiap harinya memberikan pelayanan secara langsung kepada masyarakat sehingga rentan terhadap penularan Covid-19,” tuturnya.

Terkait instruksi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kepada Pemkab Demak yang masuk zona merah, untuk segera meningkatkan penanganan kasus Covid-19, Pemkab Demak akan menindaklanjuti dengan memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PKM) sesuai arahan Gubernur.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Demak Endah Cahya Rini menuturkan telah dilangsungkan rapat persiapan penyusunan regulasi pembatasan kegiatan masyarakat (PKM) di Demak.

“Hari ini, Kamis, juga diundang semua kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan camat untuk kegiatan rakor penanganan Covid-19 setelah dilakukan rapid test,” ujar Endah. (RS)

 

42
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>