Sebarkan berita ini:

KIK KendalSEMARANG[SemarangPedia] – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal Jawa Tengah berupaya akan ikut menarik sejumlah investor dapat masuk ke Kawasan Industri Kendal (KIK),  dengan memberikan jaminan kemudahan perizinan investasi dan kenyamanan bagi aktivitanya.

Bupati Kendal Mirna Anissa mengatakan wilayahnya memiliki potensi cukup besar untuk mendukung berdirinya sejumlah industri menengah hingga besar yang padat karya, mengingat PT KIK uanag mengelola KIK merupakan perusahaan patungan PT Kawasan Industri Jababeka Tbk dengan Sembawang Corporation (Sembcorp) Development Ltd.

Saat ini, lanjutnya, lahan di KIK yang sudah dibebaskan mencapai seluas 700 hektare (ha) dari total rencana luas 2.300 ha.

Pemkab akan bersosialisasi dalam pelbagai forum resmi dengan mendatangkan para pemodal besar untuk berdialog perihal potensi di daerah setempat pada awal pekan ini di Jakarta, sebagai upaya menarik mereka.

Menurutnya, potensi investasi di wilayahnya meliputi industry berbagai sektor , wisata, hotel, restoran, perdagangan, pertanian, perikanan, peternakan dan perkebunan.

“Saat ini potensi masih didominasi pertanian, perikanan dan peternakan, karena sebelumnya pemodal sebagian besar lebih berminat menggarap sector tersebut,” ujarnya di sela Musrenbangpov di Semarang, Selasa (26/4).

Dengan beroperasinya KIK, Mirna menambahkan  diharapkan pertumbuhan perekonomian di Kendal dan sekitarnya lebih cepat berkembang.

Pemkab akan meyakinkan kepada investor dalam memberikan pelayanan dengan berbagai kemudahan dan percepatan izin untuk pendirian industri. Bahkan Kendal kini satu dari tiga daerah di Jateng yang mendapatkan fasilitas Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi (KLIK).

Fasilitas KLIK merupakan kemudahan yang diberikan pemerintah kepada perusahaan yang akan melakukan investasi berlokasi di kawasan industri tertentu.

Dengan layanan itu, investor bisa langsung membangun proyek setelah memperoleh izin prinsip investasi, baik dari Pusat Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Pusat di BKPM maupun PTSP Daerah.

Sementara izin lainnya, seperti Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Izin Lingkungan (UKL/UPL dan Amdal), izin pelaksanaan dapat dilengkapi seiring pembangunan proyek sebelum perusahaan melakukan produksi secara komersial.

143
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>