Sebarkan berita ini:

audensi pak waliSEMARANG[SemarangPesdia] – Pemkot Semarang resmi meluncurkan progam terbarunya untuk melayani publik berupa monitoring room yang berlokasi di lantai dua gedung Pusat Informasi Publik (PIP) di komplek Balai Kota Semarang.

Progam baru yang diluncurkan bersamaan dengan hari jadi Kota Semarang ke – 469 tahun ini, Pemkot Semarang juga menggandeng  Kantor Staf Presiden RI, Institut Teknologi Bandung (ITB)  dan PT Industri Telekomunikasi Indonesia (ITI) tentang pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam mewujudkan Smart City di Kota Semarang.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan melalui ruangan ini seluruh aktifitas di beberapa sudut kota dapat dipantau dengan jelas, sesuai komitmen pemkot bakal menambah CCTV di sejumlah titik di persimpangan jalan yang padat arus lalu-lintas kendaraan.

”Setiap tahun dijadwalkan akan terpasang secara bertahap di semua sudut kota, dan fasilitas CCTV  yang dioperasikan diharapkan dapat membantu pengaturan arus lalu lintas kendaraan, selain juga berfungsi untuk menjaga keamanan dan kenyamanan bagi warga,” ujarnya saat menerima audiensi dengan jajaran redaksi dan manajemen SemarangPedia.com di ruang kerjanya, Senin. (2/5)

Rombongan SemarangPedia.com yang dipimpin Predir SemarangPedia.com Sri Hartanti Yulianingsih, didampingi Pimpinan Redaksi Rachmat Sujianto, Waprimpred/redpel Ari Kristiono dan Manajer Promosi Doby dalam audiensi itu memperkenalkan rubrik dan tujuan  media online SemarangPedia.com.

SemarangPedia.com merupakan portal berita yang menyajikan informasi cepat, akurat dan aktual yang hadir di tengah belantara media online yang mulai semarak dibutuhkan masyarakat dengan memberikan warna perkembangan media online ke depan.

Hendi panggilan akrab Hendrar Prihadi menuturkan Kota Semarang pada usianya ke-469 diharapkan semakin berkembang dan Pemerintah Kota mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakatnya.

Kinerja Pemkot, dia menambahkan akan memprioritaskan dapat membebaskan warga dari persoalan kemiskinan, masalah pendidikan, kesehatan, rob dan banjir serta peningkatan infrastruktur.

“Tahun ini untuk pembangunan infrastruktur akan gencar direalisasikan, termasuk komponen penunjang seperti penambahan CCTV di setiap sudut kota bakal terus ditambah,,” tuturnya.

Menurutnya, pemkot juga akan menambah jumlah kamera pemantau lalu lintas (Area Traffic Control System/ATCS) pada 84 titik di area terbuka di Kota Semarang, yang saat ini sudah terpasang pada 21 titik.

“Setidaknya di setiap sudut dan persimpangan jalan terutama traffic light akan terpasang ATCS,” ujarnya.

Sementara wilayah yang dapat dijangkau oleh ATCS mencakup simpang Krapyak, Kalibanteng, Jalan Abdul Rahman Saleh, Kawasan Tugumuda, Jalan Kyai Saleh, Jalan Thamrin dan Jalan Pandanaran, simpang Jalan Ahmad Yani, simpang Bangkong, simpang Milo, kawasan Sam Poo Kong, Jalan Kaligarang, Kawasan Kariadi, dan Kawasan Polda Jateng.

ATCS ini, dia menambahkan sangat berguna tidak hanya bagi masyarakat tapi juga bagi instansi pemerintah, karena berfungsi mengelola persimpangan Kota Semarang dan dapat memantau jalur kemacetan arus lalu lintas.

Tidak hanya itu, lanjutnya, untuk mengakses ATCS, dapat dilakukan melalui perangkat pintar berbasis Android dan aplikasi ATCS Lalin Semarang telah tersedia di Playstore.

Dishubkominfo Kota Semarang juga sudah melakukan upaya pelayanan untuk memudahkan masyarakat dalam memantau kondisi lalu lintas. Bahkan bisa dengan aplikasi smartphone.(rs/ari)

159
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>