Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Pemerintah Kota Semarang diminta membentuk tim khusus untuk memantau fluktuasi harga komoditas menjelang Ramadhan, agar gejolak harga bisa dikendalikan dengan menggelar operasi pasar.

Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang Agus Riyanto Slamet mengatakan setiap menjelang bulan puasa sejumlah harga kebutuhan pokok masyarakat merangkak naik.

Dengan demikian, lanjutnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang perlu segera membentuk tim khusus untuk memantau harga komoditas menjelang bulan Ramadhan akhir bulan ini.

Menurutnya, menjelang Ramadhan kenaikan harga sejumlah komoditas merupakan kejadian yang wajar seiring dengan semakin meningkatnya permintaan konsumen, di tengah ketersediaan stok di pasaran terbatas.

“Menjelang bulan Ramadhan seringkali terjadi kenaikan harga komoditas, terutama bahan kebutuhan pokok, sehingga kami minta Pemerintah Kota Semarang membentuk tim khusus untuk memantau harga komoditas. Kalau naiknya masih wajar, tidak masalah. Namun, kalau terlalu tinggi akan menyulitkan masyarakat,” ujarnya, di Semarang, Senin. (8/5)

Selain itu, dia menambahkan pemerintah diharapkan bisa menyiapkan alokasi dana cadangan untuk mengendalikan harga komoditas, misalnya dengan melakukan operasi pasar (OP) untuk komoditas-komoditas tertentu.

“Kami yakin Pemkot Semarang pasti memiliki kemampuan melindungi masyarakat dari lonjakan harga komoditas itu. Istilahnya, menjaga daya beli masyarakat,” tuturnya.

Meski demikian, dia berharap sebaiknya upaya antisipatif tetap dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat menjelang dan selama bulan Ramadhan, yakni dengan intensif memantau harga di pasaran.

Pemkot Semarang melalui Dinas Perdagangan, lanjutnya, tentunya memiliki data terkait komoditas-komoditas tertentu yang seringkali  mengalami fluktuasi harga yang sangat tinggi.

“Kalau bisa cepat diantisipasi hingga  begitu ada kecenderungan harga komoditas naik. Bukan setelah masyarakat merasa keberatan baru melaksanakan operasi pasar,” ujarnya. (RS)

 

50
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>