Sebarkan berita ini:
Walikota Semarang Hendrar Prihadi

SEMARANG[SemarangPedia] – Pemkot Semarang terus mempercepat proses vaksinasi bagi masyarakat, sebagai upaya untuk mendorong semakin banyaknya warga yang imun dan tahan terhadap virus Corona.

Dari data terakhir dari target 303.000 warga Kota Semarang hingga saat ini vaksinasi sudah mencapai 73.446 warga dan terus akan bertambah.

“Kita terus berupaya mempercepat vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat, apalagi kini Kota Semarang mendapat jatah dosis vaksin sebanyak 125.000,” ujar Walikota semagang Hendrar Prihadi saat meninjau proses vaksinasi dosis kedua di Balai Kota Semarang, Senin (8/3).

Menurutnya, 73.446 warga yang sudah divaksin tersebut terdiri dari para pelayan publik (ASN), masyarakat lansia, hingga para penerima vaksin yang masuk dalam sasaran target prioritas.

“Ini terus kita koordinasikan dengan Pemprov Jateng untuk mempercepat vaksinasi sehingga seluruh warga Kota Semarang bisa segera tervaksin,” tutur Hendi panggilan akrab Hendrar Prihadi itu.

Tak hanya itu saja, tutur Hendi, sejak dimulainya program vaksinasi tersebut kini angka Covid-19 di Kota Semarang mengalami penurunan yang signifikan. Tempat – tempat isolasi yang ada pun semakin sedikit tingkat keterisiannya.

“Angka Covid-19 di Kota Semarang secara total terus turun, dari Desember 2020 lalu sekitar 1000-an yang terkonfirmasi hingga kini 8 Maret 2021 tinggal 382 orang saja, itu pun sebenarnya (yang masih positif) dari luar Kota Semarang,” ujarnya.

Semakin berkurangnya pasien/warga positif Covid-19 yang di isolasi, Pemkot Semarang berencana menutup sejumlah tempat-tempat yang dijadikan ruang isolasi Covid-19, seteklah adanya tinjauan ke sejumlah lokasi (rumdin & wisma haji) dan RS yang dijadikan tempat isolasi beberapa waktu lalu.

Selain meninjau vaksinasi dosis kedua di Balai Kota Semarang, Hendi didampingi oleh  jajaran Dinkes Kota Semarang dan Forkopimda juga meninjau sejumlah fasilitas kesehatan (faskes) isolasi lainnya, seperti di Masjid Agung Semarang dan Puskesmas-Puskesmas. (RS)

7
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>