Sebarkan berita ini:

18-Trans Semarang1SEMARANG[SemarangPedia] – Pemerintah Kota Semarang masih mempertimbangan pemutusan kerja sama pengelolaan Bus Rapid Trans (BRT) Koridor II dengan konsorsium PT Surya Setia Kusuma, setelah sebelumnya terjadi insinden kecelakaan Bus BRT terguling di Jln Sultan Agung Semarang.

Kepala Badan layanan Umum Unit Pelaksana Teknis Daerah Terminal Mangkang Kota Semarang, Joko Umboro Jati bila terbukti lalai dalam menerapkan standar operasional prosedur (SOP) kelayakan bus dan evaluasi kelangsungan kerja sama kebijakan baru diambil,” ujarnya, Kamis. (21/7).

Menurutnya, pihaknya sampai kini masih menunggu hasil evalusi tim investigasi.

“Kita masih menunggu. Jadi, yang berhak memutus kerja sama itu Walikota Semarang dan Kepala Dinas Perhubungan,” tuturnya saat jumpa pers di Gedung Juang 45 Semarang, Kamis (21/7).

Sampai saat ini, lanjutnya, tim investasi masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan. Tim dibentuk dari unsur Satlantas Polrestabes Semarang, dan Dinas Perhubungan.

“Masih menunggu hasil penyelidikan dan setelah penyelidikan keluar kita akan melakukan langkah-langkah positif selanjutnya,” tuturnya.

Insiden kecelakaan Bus Trans Semarang merupakan armada keluaran 2012 dengan nomor lambung II 020 dan Nomor Polisi H 1738 FG. Akibatnya kecelakaan itu mengakibatkan puluhan orang luka-luka termasuk sopir.

Menurutnya, Trans Semarang itu telah menjalani uji berkala (KIR) dan masih berlaku pada saat kecelakaan terjadi. “Adapun ditemukan fakta di lapangan bahwa stiker uji berkala sudah kadaularsa terpasang di armada, hal itu patut disayangkan. Ini di luar sepengetahuan kami. Ini bentuk kelalaian operator,” tegasnya.

Joko selaku Pengelola Trans Semarang meminta maaf kepada warga Kota Semarang yang telah menjadi korban. BLU- UPTD Terminal Mangkang berjanji akan membenahi Trans Semarang dan meningkatkan kinerja.

“Kami segera mengaktifkan kegiatan pemantauan perawatan dan perbaikan armada oleh Operator,” tuturnya.

Belum ada konfirmasi dari PT Surya Setia Kusuma selaku Operator Trans Semarang. Hingga berita ini diturunkan, SemarangPedia.com masih mencari pernyataan resmi dari Surya Setia Kusuma terkait ancaman pemutusan kerjasama tersebut. (RS)

186
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>