Sebarkan berita ini:
Ilustrasi
Ilustrasi

SEMARANG[SemarangPedia] – Pemkot Semarang menjamin gaji pegawai negeri sipil (PNS) dan guru di wilayahnya aman untuk tiga bulan ke depan, menyusul Pemerintah Pusat melalui Kementerian Keuangan bakal menunda penyaluran Dana Alokasi Umum (DAU) untuk 169 kabupaten/kota dan provinsi.

Penundaan penyaluran DAU itu, dipastikan bakal menimbulkan difisit anggaran bagi pemkab/pemkot maupun provinsi, termasuk Pemkot Semarang. Bahkan muncul kekhawatiran bagi PNS gaji mereka terancam tersendat.

Pemkot Semarang termasuk 169 pemkab/pemkot dan provinsi di Indonesia yang DAU-nya ditunda. Pemkot Semarang menerima bantuan DAU sebesar Rp 54.849.254.322 setiap bulan.

September hingga Desember mendatang total bantuan DAU yang seharusnya dityerima mencapai Rp 219.397.017.288, namun jika tertunda bakal muncul kekhawatiran gaji 17.000 PNS dan guru di wilayah Semarang ikut tertunda.

Kepala Dinas Pengolahan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kota Semarang, Ayi Yudi Mardiana mengatakan tidak dipungkiri pemkot juga bakal terancam mengalami defisit Rp60 miliar setiap buylan.

Namun, lanjutnya, akan ada skala prioritas dalam pembahasan anggaran di APBD perubahan, September ini.

“Tentunya, gaji pegawai mulai September-Desember menjadi salah satu prioritas, mengingat gaji mereka akan diberikan seperti bulan-bulan sebelumnya,” ujarnya, Rabu. (31.8)

Khusus gaji PNS dan Guru di lingkungan Pemkot Semarang dianggarkan sebesar Rp60 miliar per bulan dan dengan total senilai Rp720 miliar setiap tahun.

Tahun ini, dia menambahkan Semarang seharusnya akan mendapatkan DAU sekitar Rp1,1 triliun, namun, atas kebijakan Kementerian Keuangan, dana sebesar Rp 219 M ditunda, mulai September-Desember.

Denmgan kebijakan itu, pemkot kini tengah berusaha keras, untuk optimalisasi agar sejumlah kegiatan tetap terlaksana.

Menurutnya, berbagai usaha dilakukan tetap berjalan, di antaranya optimalisasi pendapatan dan skala prioritas.Sedanmgkan kegiatan yang tidak terlaksana, misal gagal lelang, akan ditunda dengan sebelumnya  akan ada tim yang mengkaji, mana prioritas dan mana yang bisa ditunda.

140
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>