Sebarkan berita ini:

29-pasar-buluSEMARANG[SemarangPedia]- Pemkot Semarang terus berupaya mewujudkan revitalisasi beberapa pasar tradisional menjadi pasar semi modern, untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengunjung konsumen maupun para pedagang.

Upaya itu, sekaligus untuk mendukung program kebijakan Pemerintah yang telah mencanangkan revitalisasi bagi 1.000 pasar setiap tahun atau 5.000 pasar selama lima tahun ke depan hingga 2019.

Tidak dipungkiri, revitalisasi pasar tradisional dapat berjalan mulus sesuai harapan, mengingat banyak pasar yang fungsinya kurang optimal, bahkan hingga kini terdapat beberapa di anytaranya belum ditempati, seperti lantai tiga Pasar Bulu dan Pasar Sampangan yang masih sepi, disusul Pasar ikan Rejomulyo dengan dua lantai yang hingga masih kosonmg.

Anggota Komisi B DPRD Kota Semarang Danur Rispriyanto menuturkan tahun ini, sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Semarang, pemkot tengah merevitalisasi dua pasar, yakni Pasar Peterongan dan Pasar Pedurungan. Revitalisasi dua pasar tersebut ditargetkan rampung akhir tahun ini.

Menurutnya, sosialisasi dan komunikasi perlu dilakukan agar bangunan pasar yang sudah jadi dapat berfungsi optimal. Komunikasi itu dilakukan ke atas, yakni dengan Wali Kota dan dinas-dinas yang terkait,  sedangkan ke bawah dengan masyarakat dan pedagang.

“Sebelumnya sosialisasi dan komunikasi harus gencar dilakukan terutama dengan para pedagang. Keinginan dan usulan pedagang harus ditampung. Dengan demikian, konsep dan model menjadi jelas. Fungsi perdagangan dan jasa juga dapat dimaksimalkan,” ujarnya, Kamis (29/9).

29-pasar-bulu-1Dia mengatakan pasar Sampangan dan Pasar Bulu yang hingg saat ini masih sepi, tidak sepenuhnya harus menyalahkan Dinas Pasar. Namun, harus ada kesepahaman dan kesepakatan antara dinas dengan pedagang, sehingga semua lantai pasar itu dapat dipenuhi pedagang.

Kepala Dinas Pasar Kota Semarang Trijoto Sardjoko menuturkan untuk membenahi sarana prasarana agar pasar berfungsi optimal. Seperti penaikan halaman parkir Pasar Rejomulyo, untuk memudahkan proses bongkar muat ikan terus diupayakan.

“Untuk konsep Pasar Bulu juga akan dikembangkan lagi dan lebih dimaksimalkan agar pedagang kaki lima (PKL) dari sekitar Taman Menteri Supeno bersedia menempati, sedangkan lantai tiga, akan dipusatkan untuk barang-barang seni,” tuturnya.

362
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>