Sebarkan berita ini:

3-e-katalogSEMARANG[SemarangPedia] – Pemkot Semarang resmi luncurkan katalog elektronik (e-katalog) lokal bersamaan dengan penandatangan katalog daerah bersama, di Balai Kartini, Jakarta, Kamis. (3/11)

Acara itu dihadiri sekitar 1.400 peserta itu dan penandatangan kontrak katalog daerah berupa perangkat e-ticketing dilakukan Walikota Semarang, Hendrar Prihadi dengan Agung Trianto Nugroho dari pihak PT Nusantara Global Inovasi dengan disaksikan oleh Ketua LKPP Agus Prabowo.

Ketua Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP), Agus Prabowo mengatakan layanan e-katalog lokal Kota Semarang merupakan lanjutan dari penandatanganan kesepahaman (MoU) dari sebelumnya yang dilakukan pada 17 Juni lalu.

Pada launching e-katalog lokal juga direalisasikan pada empat pemerintah daerah sebagai percontohan meliputi Provinsi Gorontalo, Kota Semarang, Kota Yogyakarta, dan Kabupaten Bandung.

“Dari keempat pemerintah daerah ini baru Kota Semarang yang unggul dan sudah masuk hingga tahap penandatangan kontrak katalog daerah. Melalui launching ini, Kota Semarang mengumumkan lima item lokal yang telah diusulkan dan lulus verifikasi LKPP yakni mesin e-ticketing, CCTV, aspal, beton dan paving,” ujarnya.

Menurutnya, e-kakatlog lokal merupakan sistem informasi elektronik yang memuat daftar, jenis, spesifikasi teknis dan harga barang/jasa tertentu dari berbagai penyedia barang/jasa untuk memenuhi kebutuhan spesifik pemerintah daerah dan sifat layanan produk/penyedia terbatas pada wilayah tertentu.

Selain itu, lanjutnya, juga sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran negara dalam hal pengadaan barang jasa, launching layanan e-katalog lokal juga akan mengembangkan peran serta penyedia lokal termasuk UMKM.

Keberadaan e-katalog lokal ini, dia menambahkan bakal memprioritaskan penyedia barang dan jasa untuk pemerintah daerah dari pengusaha lokal setempat baik melalui Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan koperasi. Penerapan e-katalog lokal ini juga diyakini bisa menghemat APBD hingga miliaran rupiah.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan optimis sistem e-katalog membuat efisiensi anggaran dan diharapkan mampu memperluas jaringan informasi produk lokal termasuk UMKM ke tingkat nasional.

Dengan penandatangan ini, juga diharapkan dapat memotivasi daerah lain untuk segera mengoptimalkan pelaksanaan e-katalog lokalnya. Bahkan ke depan, sistem e-katalog lokal ini dapat diterapkan di seluruh pemerintah kota/ kabupaten di Indonesia.

Hendia panggilan akrab Hendrar Prihadi menturrkan pelaksanaan e-katalog lokal merupakan wujud komitmen Pemkot Semarang untuk meningkatkan transparansi pengadaan barang dan jasa yang diharapkan hasilnya lebih berkualitas, sekaligus menghemat waktu pengadaan.

 

212
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>