Sebarkan berita ini:

22-Balai kotaSEMARANG[SemarangPedia] – Pemerintah Kota Semarang bakal membentuk Induk Perusahaan (Holding Company), sebuah badan usaha utama yang membawahi beberapa perusahaan daerah (BUMD), sebagai upaya untuk menggarap peluang  di berbagai sektor.

Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti mengatakan  Holding Company  kini sengat dibutuhkan untuk menggarap segala potensi di wilayah Kota Semarang yang dapat memberikan kontribusi keuntungan PAD.

“Kota Semarang sebagai ibukota Jawa Tengah, memiliki potensi yang luar biasa, mengingat lokasinya sangat strategis berada di tengah Pulau Jawa dan menjadi lintasan antara DKI, Jabar dan Jatim,” ujjarnya, Jumat. (22/7)

Mbak Ita, sapaan akrab Wakil Wali Kota Semarang itu menuturkan dengan memiliki induk perusahaan diharapkan sejumlah perusahaan daerah dibawah naungannya dapat menangkap peluang usaha yang menguntungkan ke depan.

Saat ini, lanjutnya,  banyak peluang usaha di berbagai sektor yang berpotensi di nataranyabidan  industri, pariwisata, migas, dan lainnya di wilayah Kota Semarang.

Beberapa Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dia menambahkan yang dimiliki Pemkot Semarang saat ini dinilai belum mampu menggarap secara optimal potensi usaha itu.

22-ITA “Dengan demikian, perlu dimasukkan dalam Program Legislasi Daerah (Prolegda). Bahkan dari Badan Pembentukan Perda (BPP) DPRD Kota Semarang telah memberikan sinyal yang positif dan akan diproses dalam waktu dekat,” ujar mantan Direktur Utama PT Sarana Patra Hulu Cepu (SPHC) itu.

Menurutnya, jika dapat masuk pada Prolegda 2016, sudah dapat dipastikan pada 2017 Induk Perusahaan yang berhasil dibentuk dapat langsung berjalan.

Dia menuturkan untuk membuat induk perusahaan relatif mudah sebab perusahaan tidak berdiri sendiri melainkan sebagai wadah bagi anak perusahaan lainnya.

“Upaya  kami hanya memprioritaskan untuk meningkatkan PAD,  selain memberikan kesejahteraan bagi warga Kota Semarang.,” tuturnya.

Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi mengatakan Kota Semarang dengan memiliki holding company diharapkan dapat mengakomodir badan usaha lainnya.

“Kami mengharapkan bisa secepatnya induk perusahaan itu didirikan dan ditetapkan, setelah sebelumnya harus dilakukan studi banding terlebih dahulu ke sejumlah daerah yang berhasil menerapkan holding company,” ujarnya.

347
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>