Sebarkan berita ini:

8-pasar-peterongan-lamper-1SEMARANG[SemarangPedia] – Pemkot Semarang segera melakukan pembenahan dan penataan Pasar Peterongan yang berlokasi di kawasan Lamper Tengah Semarang, menyusul keluhan warga sekitarnya yang terkena dampak kemacetan saluran dranaise yang menimbulkan bau menyengat, bahkan jalur lalu lintas semakin semrawut yang disebabkan munculnya sejumlah PKL.

Walikota Semarang Hendar Prihadi didampingi Kepala Dinas Pasar dan Kepala Binamarga Kota Semarang yang meninjau lokasi Kawasan Pasar Peterongan Semarang menjanjikan akan melakukan pembenahan dan menata Pasar Peterongan Lamper Tengah itu lebih baik.

“Beberapa keluhan warga yang masuk, secepatnya segera ditindaklanjuti, terutama semrawutnya dan penataan pedagang kaki lima (PKL) yang bermunculan dan berjualan di bahu jalan itu,” ujarnya, Kamis. (8/12)

Menurutnya, dengan aktivitas pedagang yang berjualan di bahu jalan, mengakibatkan jalan kurang lancar dan bau sampah menyengat, sehingga dalam waktu dekat Pemkot akan melakukan kajian penyelesaian persoalan terkait keberadaan PKL  dan tempat parkit di pinggir jalan itu.

Sementara itu,  Kepala Dinas Pasar Kota Semarang, Trijoto Sardjoko menuturkan  sebenarnya untuk pedagang yang berjalan di pinggir jalan, sudah dikordinasikan Pemkot Semarang, dengan rencana pembangunan Pasar Peterongan secara menyeluruh dengan bangunan baru. Namun, karena aturan yang diterbitkan Pemerintah Pusat menyebutkan bangunan Pasar Peterongan merupakan bangunan cagar budaya, maka pembangunan yang semula didesain untuk menampung 1.600 pedagang batal dilaksanakan.

“Pedagang yang berjualan diluar sebenarnya akan dimasukan dengan pembangunan Pasar Peterongan secara menyeluruh, namun dengan aturan itu tidak bisa direalisasikan, karena bangunan pasar tidak boleh berubah, bahkan ke depan pada 2017  akan dikaji lagi untuk lokasi para pedagang itu,” tuturnya.

Menurutnya, sisa pedagang yang belum terakomodir akan dikaji lagi pada 2017 untuk mencarikan lahan baru. Sementara dari pihak  pedagang mengharapkan Pemkot bisa mencarikan lokasi yang tidak jauh dari Pasar Peterongan. (HN/RS)

200
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>