Sebarkan berita ini:

IMG_2560SEMARANG [SemarangPedia] – Kota Surabaya yang berhasil menata taman kota dengan begitu apik, kini Pemerintah Kota Semarang bakal meniru pengelolaan taman kota agar lebih asri dengan menjadikan Kota Lama sebagai percontohan.

Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, mejelaskan, setelah melakukan kunjungan kerja ke Surabaya beberapa waktu lalu beserta camat dan jajarannya sangat terkesan melihat secara langsung perihal penataan taman kota.

“Di Surabaya pengelolaan taman kota itu benar-benar dioptimalkan sehingga terlihat selalu bersih, tertata, dan terpelihara, berbeda dengan taman-taman kota yang ada di Kota Semarang,” ungkapnya saat ditemui diruang kerjanya, Jumat (19/8).

Ita sapaan akrab Wakil Wali Kota Semarang, menambahkan, taman kota terbagi atas taman aktif yang bisa digunakan masyarakat untuk beraktivitas dan berinteraksi sosial, serta taman pasif yang hanya sebagai ruang terbuka hijau (RTH). “Ini merupakan peran petugas Perlindungan Masyarakat (Linmas) dalam menjaga aset-aset Pemerintah Kota(Pemkot) Surabaya juga diberi porsi khusus, termasuk aset yang ada di taman-taman kota,” tuturnya.

“Dalam tugasnya menyisir jalur-jalur pedestrian, taman, dan sebagainya. Jadi, kursi, lampu, tong sampah, dan sebagainya yang ada di taman terjaga, lha itu di beri nama ‘pasukan odong-odong’,” katanya.

Kendati demikian, tambah Ita, pasukan tersebut juga menjaga keberadaan aset-aset yang ada di taman kota rawan disalah gunakan, bahkan bisa juga dicuri, sebagaimana terjadi di Taman Diponegoro Semarang yang kursinya hilang dicuri orang.

Maka, pihaknya segera mengadopsi langkah yang dilakukan Pemkot Surabaya dalam menata taman, yakni Taman Srigunting dan Taman Garuda yang ada di kawasan Kota Lama.

“Di Surabaya setiap taman ada satu pimpinan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD). Nantinya, di Taman Srigunting dan Taman Garuda akan juga seperti itu, namun bukan UPTD,” jelasnya.

Pastinya, ada penanggung jawab khusus terhadap pengelolaan dua taman yang baru selesai direvitalisasi itu, termasuk kebersihan hingga penataan dan penjagaan aset yang ada di taman itu.

“Setelah taman itu menjadi bagus, kami menghimbau peran serta masyarakat dalam menjaga taman. Masyarakat harus ikut menjaga kebersihan dan aset-aset yang ada di taman sehingga tetap bersih dan asri,” tandasnya.

109
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>