Sebarkan berita ini:

hendi3SEMARANG [SemarangPedia] – Pembabasan lahan di Proyek Kampung Bahari, Tambak Lorok, Semarang Wali Kota Semarang angkat bicara, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menegaskan akan menganti rugi lahan yang diminta warga akan dipenuhi agar polemik ini tidak berkepanjangan.

Hal tersebut disampaikan oleh Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, Pemkot Semarang telah menyiapkan alokasi anggaran untuk pembebasan lahan. Warga meminta berapapun, sepanjang itu masih berada di batas appraisal pasti bisa dipenuhi. “Jika pembebasan lahan sudah selesai semua, maka Proyek Kampung Bahari yang sudah di konsep secara matang harus segera terealisasi,” jelasnya saat memberikan keterangannya kepada wartawa di Balai Kota Semarang, Kamis (4/8).

Wali Kota akrab disapa Hendi menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian PUPR (Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) bagian Litbang, pelaksana di Tambaklorok. “Konsep ini harus segera terealisasi, karena projectnya juga sudah berjalan, mengenai pembebasan lahan karena permintaan tidak sesuai dengan appraisal, maka kami akan melakukan negosiasi agar terjadi kesepakatan,” tutur Hendi.

Pada prinsipnya, lanjut Hendi, pihaknya tidak akan menyesengsarakan masyarakat atau mengakibatkan masyarakat rugi akibat proses percepatan pembangunan. “Untuk masyarakat yang terkena dampak pembebasan lahan agar ikhlas dan legowo. Karena ini tidak bicara tanahnya berkurang berapa, tapi hasil dari pembangunan ini akan menaikkan nilai ekonomi buat seluruh warga, terutama di Tambaklorok. Jadi mari kita sukseskan. Harapan saya seperti itu,” ungkapnya.

132
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>