Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Pemkot Semarang dipastikan bakal menambah koridor baru untuk jalur Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang, sebagai upaya mengantisipasi tingginya permintaan masyarakat akan moda transportasi massal itu.

Plt Kepala Badan Layanan Umum UPTD Trans Semarang Dinas Perhubungan Kota Semarang, Ade Bhakti Ariawan mengatakian penambahan koridor itu untuk koridor VII yang dijadwalkan paling lambat realisasinya April 2018.

Selain itu, lanjutnya, persiapan penambahan armada BRT untuk Koridor VII kini pembahasan sudah hampir rampung dan rencananya akan melalui rute dari Terminal Terboyo – Genuk – Woltermonginsidi hingga ke Jalan Pemuda PP.

“Dari segi kesiapan untuk penambahan koridor baru itu, Dinas Perhubungan Kota Semarang telah menyiapkan armada bus baru sebanyak 15 unit dan persiapan pembuatan penambahanan shelter baru,” ujarnya.

Tak hanya itu, lanjutnya, pembangunan salter di sepanjang rute yang dilewati juga akan dipercepat dan kini masih menunggu anggaran yang rencananya akan diajukan dalam anggaran perubahan tahun ini.

“Penambahan rute baru Koridor VII itu, diharapkan bisa menjangkau seluruh wilayah Kota Semarang, khususnya di daerah pinggiran Kota Semarang serta diharapkan bisa mendapat sambut positif dari masyarakat pengguna modal transportasi massal Semarang,” tuturnya.

Sebelumnya 28 armada BRT untuk Koridor V dn Koridor VI telah diluncurkan beberapa waku lalu dengan melayani rute dari Meteseh-PRPP untuk Koridor V dan rute Undip-Unnes PP untuk koridor VI.

Armada bus BRT Trans Semarang Koridor V dan Koridor VI sebagian merupakan bantuan Kementrian Perhubungan Tahun Anggaran 2016. Armada BRT berukuran sedang berkaspitas 23 tempat duduk termasuk sopir. (RS)

120
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>