Sebarkan berita ini:
Ilustrasi
Ilustrasi

SEMARANG [SemarangPedia] – Pemprov dan DPRD Jawa Tengah tahun ini mengalokasikan anggaran sebesar Rp27,6 miliar untuk pengadaan pembelian mobil dinas baru.

Anggaran sebesar itu, dialokasikan Rp17,4 miliar di antaranya untuk kebutuhan pembelian kendaraan dinas sebanyak 32 unit yang akan digunakan jajaran pejabat Pemprov Jateng.

Sisanya anggaran senilai Rp10,2 miliar dialokasikan untuk pengadaan mobil dinas DPRD sebanyak 22 unitl.

Sekretaris DPRD Jateng Indra Surya mengatakan pengadaan mobil dinas baru itu, terdiri lima Toyota Fortuner untuk Ketua DPRD dan empat Wakil Ketua DPRD, 15 Nissan X-Trail untuk Pimpinan lima Komisi, serta masing-masing sebuah Toyota All New Kijang Innova dan Toyota Hiace untuk operasional DPRD.

“Mereka yang memperoleh jatah kendaraan baru di setiap Komisi adalah Ketua, Wakil Ketua, dan Sekretaris,” ujarnya, Jumat. (29/7)

Menurutnya realisasi pengadaan awal Juli melalui ekatalog. Namun, pembayaran melalui proses hingga sampai pemberkasan.

Sementara itu, Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekretariat DPRD Jateng Ananta Aji Wicaksana menuturkan kendaraan dinas baru itu, selain untuk Ketua dan Wakil Ketua DPRD, pengadaan itu bukan untuk mengganti mobil lama, melainkan menambah.

Pengadaan mobil dinas itu, lanjutnya, direalisasikan, karena pada periode lalu belum semua anggota DPRD memperoleh kendaraan dinas. Sedangkan untuk Ketua dan Wakil Ketua DPRD mengganti mobil dinas sedan yang dipakai sebelumnya.

Kepala Biro Umum Setda Jateng Dyah Lukisari mengatakan anggaran untuk pengadaan mobil dinas sebesar Rp7,2 miliar, akan dilakukan setelah rasionalisasi anggaran pada APBD 2016, pengadaan berdasarkan skala prioritas.

”Mobilitas Gubernur dan Wagub sangat tinggi. Jadi, diprioritaskan untuk pengadaan yang baru,” tuturnya.

Pada April 2016, melalui e-katalog dilakukan pembelian tiga mobil dinas terdiri dua Toyota Kijang All New Innova Q 2,4 untuk Gubernur dan Wakilnya dengan harga sebesar Rp430 juta per unit.

Sedangkan satu unit Toyota Fortuner tipe 4×4 seharga Rp 570 juta untuk patroli pengawal (patwal) perjalanan dinas Gubernur. Mobil ini menggantikan kendaraan dinas yang sebelumnya berupa Kijang Innova dan Toyota Fortuner.

Di luar tiga mobil itu, masih terdapat alokasi anggaran Rp 5,77 miliar yang akan digunakan untuk pengadaan tujuh mobil dinas berupa Kijang Innova All New tipe G.

Sesuai rencana, pengadaan akan dilakukan pada APBD Perubahan 2016. Mobil ini akan digunakan untuk kendaraan operasional Setda dan Sekretariat DPRD. Mobil dinas yang lama, akan digunakan sebagai cadangan.

Menurutnya, penghapusan aset berupa mobil dinas didasarkan pada nilai keekonomian dan bukan usia kendaraan, sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 27 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah dan Permendagri Nomor 19 Tahun 2016 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah.

”Meski kendaraan masih bisa dipakai, namun jika biaya pemeliharaan tinggi, maka akan diusulkan untuk dihapus,” ujarnya. (RS)

.

229
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>